ETIKA LINGKUNGAN HIDUP DALAM KUMPULAN PUISI “ADA BERITA APA HARI INI, DEN SASTRO?†KARYA SAPARDI DJOKO DAMONO
DOI:
10.26499/wdprw.v52i2.1379Downloads
Abstract
The aim of this study is to describe the aspects of environmental ethics found in the poetry collection "Ada Berita Apa Hari Ini, Den Sastro?" by Sapardi Djoko Damono, using an ecological literature approach. The research method employed is qualitative descriptive, utilizing the close reading technique, with the primary data source being ecological-themed verses in the book. The data were collected using documentation techniques, and the data analysis was conducted through an ecological literature approach. The results of this study show that the ecological data in the poetry collection indicate all aspects of environmental ethics, which include: (1) respect for nature, (2) the principle of responsibility, (3) cosmic solidarity, (4) compassion and concern for nature, (5) the principle of no harm, (6) simple living in harmony with nature, (7) justice, (8) democracy, and (9) moral integrity.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aspek etika lingkungan hidup yang terdapat dalam buku kumpulan puisi “Ada Berita Apa Hari Ini, Den Sastro?†karya Sapardi Djoko Damono menggunakan pendekatan ekologi sastra. Metode dalam penelitian ini berupa metode deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan studi kajian pustaka, serta memiliki sumber data utama berupa bait-bait puisi bercorak ekologi yang terdapat dalam buku tersebut. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan teknik dokumentasi dan untuk kegiatan analisis data dilakukan dengan pendekatan ekologi sastra. Hasil dari penelitian ini menunjukkan jika data-data ekologi dalam buku kumpulan puisi tersebut mengindikasikan semua asepek etika lingkungan hidup yang berupa 1) sikap hormat terhadap alam, (2) prinsip tanggung jawab, (3) solidaritas kosmis, (4) prinsip kasih sayang dan kepedulian terhadap alam, (5) prinsip no harm, (6) prinsip hidup sederhana dan selarasa dengan alam, (7) prinsip keadilan, (8) demokrasi hingga (9) integritas moral.
Keywords:
poetry, environmental ethics, literary ecology, puisi, etika lingkungan hidup, ekologi sastraReferences
Anam, M. S. (2021). Puisi Bervisi Lingkungan Hidup ( Studi Ekokritisisme terhadap Antologi Puisi Hams al- Jufūn Mikhail Naimy ). UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Arif, A. (2016). Analisis Yuridis Pengrusakan Hutan ( Deforestasi ) dan Degradasi Hutan terhadap Lingkungan. Jurisprudentie, 3(1), 33–42. https://doi.org/10.24252/jurisprudentie.v3i1.3622
Damono, S. D. (2017). Ada Berita Apa Hari Ini, Den Sastro? PT Gramedia Pustaka Utama.
Endraswara, S. (2016). Metodelogi Penelitian Ekologi Sastra Konsep, Langkah, dan Penerapan (1 ed.). CAPS (Center for Academic Publishing Service).
Fadhlurrahman, F. (2021). Upaya Greenpeace Dalam Menghadapi Deforestasi Di Indonesia Oleh Wilmar Internasional. Universitas Andalas.
Ferdan, A. (2019). Etika Lingkungan dalam Novel Bilangan Fu Karya Ayu Utami dan Implikasinya Pada Pembelajaran Sastra Di Sekolah. UIN Syarif Hidayatullah.
Garrard, G. (2004). Ecocriticism. Taylor & Francis. https://doi.org/10.4324/9780203644843
Nugraha, Dipa., & Suyitno. (2019). On the Beginning of Modern Indonesia Literature. Humanities & Social Sciences Reviews, 7(6), 604-616. https://doi.org/10.18510/hssr.2019.7691
Irianto, G. (2003, Januari 31). Orang Jakarta Tenggelamkan Jakarta. Surat Kabar Harian Kompas.
Karim, A. A., & Meliasanti, F. (2022). Religiositas Alam dalam Kumpulan Puisi Hujan Meminang Badai Karya Tri Astoto Kodarie. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 12(1), 63–72. https://doi.org/10.23887/jjpbs.v12i1.41424
Keraf, A. S. (2010). Etika Lingkungan Hidup. PT Kompas Media Nusantara.
Khomisah. (2020). Ekokritik (Ecocriticism) Dalam Perkembangan Kajian Sastra. Al-Tsaqafa : Jurnal Ilmiah Peradaban Islam, 17(1), 83–94. https://doi.org/10.15575/al-Tsaqafa.v17i1.6032
Lestari, S. (2020). Perwajahan dan Tantangan Tradisi Lisan. Ideas Publishing.
Mubarokah, A., & Hendrakusumah, E. (2022). Pengaruh Alih Fungsi Lahan Perkebunan terhadap Ekosistem Lingkungan. Jurnal Riset Perencanaan Wilayah dan Kota (JRPWK), 2(1), 1–14. https://doi.org/10.29313/jrpwk.v2i1.754
Pewista, I., & Harini, R. (2013). Faktor dan Pengaruh Alih fungsi Lahan Pertanian Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Penduduk di Kabupaten Bantul. Kasus Daerah Perkotaan, Pinggiran dan Pedesaan Tahun 2001-2010. Jurnal Bumi Indonesia, 2(2), 96–103.
Pradopo, D. R. (2019). Pengkajian Puisi (16 ed.). Gadjah Mada University Press.
Saputro, M. Y. (2021). Perbandingan Aspek Lingkungan pada Cerita Rakyat “Pemuda Bersuling Ajaib†Jerman denga “Dewi Liung Indung Bunga†Kalimantan Selatan. Widyaparwa, 49(1), 124–134. https://doi.org/10.26499/wdprw.v49i1.529
Slamet, Y. B. M. (2018). Fungsi dan Peran Karya Sastra dari Masa ke Masa. Jurnal PRAXIS2, 1(1), 24–40. https://doi.org/10.24167/praxis.v1i1.1609
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D (19 ed.). Alfabeta.
Widyaningsih, L. (2022). Etika Kearifan Lingkungan Hidup dalam Novel Danum Karya Abroorza A. Yusra: Kajian Ekokritik Sastra. UIN Raden Mas Said Surakarta.
Yuwana, S. I. P., & Adlan, M. F. A. (2021). Edukasi Pengelolaan Dan Pemilahan Sampah Organik Dan Anorganik di Desa Pecalongan Bondowoso. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat FORDICATE, 1(1), 61–69. https://doi.org/10.35957/fordicate.v1i1.1707


