TINDAK TUTUR EKSPRESIF SEBAGAI SARANA PENGUNGKAP KECEMASAN KELOMPOK EKS-PSIKOTIK DI PANTI SOSIAL MURIA JAYA KUDUS
DOI:
10.26499/wdprw.v52i2.1514Downloads
Abstract
This study aims to identify the forms and functions of expressive speech acts in a group of ex-mild psychotics as a means of expressing anxiety. The study used a qualitative method with a narrative approach. The subjects were a group of ex-mild psychotics undergoing rehabilitation at the Muria Jaya Social Welfare Institution. The research data were in the form of expressive speech collected through recording, documentation, and literature study techniques. Data analysis was carried out using translational, referential, and pragmatic equivalent methods. The results of the study showed 11 forms of expression, namely happiness, sadness, disappointment, guilt, annoyance, gratitude, pride, self-control, recognition, hope, and optimism. The functions of this speech act include expressions of happiness, sadness, gratitude, pride, emotional control, recognition, hope, and optimism in the context of a better life.
Â
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk dan fungsi tindak tutur ekspresif pada kelompok eks-psikotik ringan sebagai sarana pengungkapan kecemasan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan naratif. Subjeknya adalah kelompok eks-psikotik ringan yang menjalani rehabilitasi di Panti Sosial Muria Jaya. Data penelitian berupa tuturan ekspresif yang dikumpulkan melalui teknik pencatatan, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis data dilakukan menggunakan metode padan translasional, referensial, dan pragmatik. Hasil penelitian menunjukkan adanya 11 bentuk ekspresi, yaitu bahagia, sedih, kecewa, bersalah, kesal, bersyukur, bangga, pengendalian diri, pengakuan, harapan, dan optimisme. Fungsi tindak tutur ini meliputi ungkapan kebahagiaan, kesedihan, rasa syukur, kebanggaan, pengendalian emosi, pengakuan, harapan, dan optimisme dalam konteks kehidupan yang lebih baik.
Keywords:
speech acts, expressiveness, psicotic, strategy, tindak tutur, ekspresif, bentuk, klompok eks-psikotikReferences
Alni Junita Angriyani, Dwi Oktapia, Riko Mulyo, & Muhammad liyosan. (2023). Bagaimana Agar Penyandang Tunadaksa Mampu Menjadi Pribadi Yang Bahagia ? Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 9(04), 13–18. https://doi.org/10.36989/didaktik.v9i04.1627
Aprilia, O. Y., & Lestarini, N. D. (2021). Analisis Tindak Tutur Ekspresif dalam Wacana Stiker Plesetan Grup Whatsapp. Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 14(1), 56. https://doi.org/10.30651/st.v14i1.4875
Arifin, J., & HB, A. (2020). Kajian Psikologi Sastra Novel Dua Surga dalam Cintaku Karya Atho Al-Rahman. STILISTIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 5(1), 55–65. https://doi.org/10.33654/sti.v5i1.982
Arvianti, G. F. (2016). Tindak Ilokusi Ekspresif Dalam Komik Big Bad Wolf: The Baddest Day dan Terjemahannya Gilang. Transformatika, 12(1), 98–106.
Astika, I. M., Murtiningrum, D. A., Asih, A., & Tantri, S. (2021). Analisis Tindak Tutur Ekspresif dalam Acara Mata Najwa “Perlawanan Mahasiswa.†Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Undiksha, 11(1), 55–66.
Defina, N. (2018). Tindak Tutur Ekspresif Pada Anak-Anak Saat Bermain Bola Di Lapangan. Ranah: Jurnal Kajian Bahasa, 7(1), 69. https://doi.org/10.26499/rnh.v7i1.469
Faelani, N., & Setyowati, E. (2018). Tindak Tutur dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Pacitan Tahun Pelajaran 2016/2017. Jurnal Prakerta, 01(1), 54–62. https://doi.org/10.33087/aksara.v2i2.67
Fajrie, N., & Purbasari, I. (2020). Visualisasi Materi Tokoh Pahlawan Dalam Karya Gambar Siswa Penyandang Tunarungu Di Sdlb Purwosari Kudus. Sejarah Dan Budaya : Jurnal Sejarah, Budaya, Dan Pengajarannya, 14(1), 31–41. https://doi.org/10.17977/um020v14i12020p31-41
Herbayanti, D. (2009). Kebahagiaan ( Happiness) Pada Remaja di Daerah Abrasi. Indigenous, Jurnal Ilmiah Berkala Psikologi, 11(2), 60–73. https://doi.org/10.23917/indigenous.v11i2.1623
Ilham, L., & Farid, A. (2019). Kebahagiaan dalam Perspektif Masyarakat Marjinal (Studi Masyarakat Desa Hadipolo Argopuro Kudus Jawa Tengah). Jurnal Sosiologi Agama: Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama Dan Perubahan Sosial, 13(2), 95–124. https://doi.org/10.14421/jsa.2019.132-05
Irma, C. N. (2017). Tindak Tutur dan Fungsi Tuturan Ekspresif dalam Acara Rumah Perubahan Rhenald Kasali. Jurnal SAP, 1(3), 238–248. https://doi.org/10.30998/sap.v1i3.1181
Kamiyate, Julisah Izar, R. A. (2022). Bentuk dan Fungsi Tindak Tutur Ekspresif dalam Film Dokumenter the Mahuzes Karya Watchdoc Image. Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, Dan Sastra, 2(1), 1. https://doi.org/10.33477/lingue.v2i1.1382
Levinson, S. C. (1983). Pragmatics. Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9780511813313
Listiyandini, R. A., Nathania, A., Syahniar, D., Sonia, L., Nadya, R., & Psikologi, F. (2015). Mengukur Rasa Syukur: Pengembangan Model Awal Skala Kebersyukuran Versi Indonesia. Jurnal Psikologi Ulayat, 2(2), 473–496. https://doi.org/10.24854/jpu39
Manumpahi, E., Goni, S. Y. V. I., & Pongoh, H. W. (2016). Kajian Kekerasan Dalam Rumah Tangga Terhadap Psikologi Anak Di Desa Soakonora Kecamatan Jailolo Kabupaten Halmahera Barat. E-Journal “Acta Diurna†Volume, 5(1), 1–15. https://doi.org/10.1177/0886260518759060
Moleong, L. J. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Muhrima A. Kau. (2010). Empati dan Perilaku Prososial Pada Anak. Jurnal Inovasi, 7(3), 1–5. http://ejurnal.ung.ac.id/index.php/JIN/article/download/771/714
Pangesti, N. I. (2019). Tindak Tutur Ekspresif di Akun Instagram @kampuszone. Hasta Wiyata, 2(2), 33–40. https://doi.org/10.21776/ub.hastawiyata.2019.002.02.04
Paramita, N. T., & Utomo, A. P. Y. (2020). Analisis Tindak Tutur Ekspresif Radio Prambors Program Sapa Mantan. Caraka, 6(2), 104. https://doi.org/10.30738/.v6i2.7847
Pramana, N. A., & Masykur, A. M. (2020). Cosplay Adalah “Jalan Ninjaku†Sebuah Interpretative Phenomenological Analysis. Jurnal EMPATI, 8(3), 169–177. https://doi.org/10.14710/empati.2019.26508
Pratiwi, Y. A. (2018). Rasa bersalah pada remaja pelaku klitih. Jurnal Riset Mahasiswa Bimbingan Dan Konseling, 4(7), 298–308.
Prayitno, H. J., Kusmanto, H., Nasucha, Y., Rahmawati, L. E., Jamaluddin, N., Samsuddin, S., & Ilma, A. A. (2019). The Politeness Comments on The Indonesian President Jokowi Instagram Official Account Viewed From Politico Pragmatics and The Character Education Orientation in The Disruption Era. Indonesian Journal on Learning and Advanced Education (IJOLAE), 1(2), 52–71. https://doi.org/10.23917/ijolae.v1i2.8785
Putriani, L., Neviyarni, S., Marjohan, M., & Afdal, A. (2022). Expressive Arts ; an Alternative Technique for Counselor on Counseling Session. Jurnal Neo Konseling, 4(1), 6–11. http://neo.ppj.unp.ac.id/index.php/neo%0Ahttp://neo.ppj.unp.ac.id/index.php/neo/article/view/626%0Ahttp://neo.ppj.unp.ac.id/index.php/neo/article/download/626/315 https://doi.org/10.24036/00626kons2022
Rahayu, P. P., & Utami, R. (2019). Hubungan Lama Hari Rawat Dengan Tanda Dan Gejala Serta Kemampuan Pasien Dalam Mengontrol Halusinasi. Jurnal Keperawatan Jiwa, 6(2), 106. https://doi.org/10.26714/jkj.6.2.2018.106-115
Rahmat, W., Revita, I., & Fitriyah, R. (2019). Psychopragmatic Analysis in Language Learning and Teaching Processes. Curricula, 4(2), 92. https://doi.org/10.22216/jcc.2019.v4i2.4218
Rahmi, N., Yahya, M., Bakar, A., & Fitra, M. (2021). Efektivitas Teknik Konseling Untuk Mereduksi Motif Agresi Siswa MAN Aceh Besar. Jurnal Suloh, 6(1), 27–34.
Revita, I., Trioclarise, R., & Anggreiny, N. (2019). Psychopragmatic Analysis of Speech Act of The Perpetrators of The Violence Toward Minangkabau. Jurnal Gramatika, 1(1962), 112–121. https://doi.org/10.22202/jg.2019.v5i1.3250
Rimayati, E. (2019). Konseling Traumatik dengan CBT: Pendekatan dalam Mereduksi Trauma Masyarakat Pasca Bencana Tsunami di Selat Sunda. Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application, 8(1), 55–61. https://doi.org/10.15294/ijgc.v8i1.28273
Saputri, M. A. W., & Indrawati, E. S. (2011). Hubungan antara Dukungan Sosial dengan Depresi pada Lanjut Usia yang Tinggal di Panti Wreda Wening Wardoyo Jawa Tengah. Jurnal Psikologi Undip, 9(1), 65–72.
Sari, N. W. A. P. (2023). Tindak Tutur Ekspresif dalam Film Kukira Kau Rumah: Studi Psikopragmatik. Jurnal Diglosia, 7(1), 18–25. https://doi.org/10.31949/diglosia.v7i1.4525
Setiawaty, R., Prayitno, H. J., Sabardila, A., Markhamah, & Santoso, T. (2021). Expression of Prisoners As a Form of Anxiety During Prison: a Psycopragmatic Study. Gramatika STKIP PGRI Sumatera Barat, 7(2), 238–266. https://doi.org/10.22202/jg.2021.v7i2.4927
Sinaga, M., Mustika, T. P., & Tamam, M. B. (2023). Fungsi Sarkasme dalam Bentuk Umpatan pada Tuturan Masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti. Jurnal on Education, 05(04), 14813–14823.
Sudaryanto. (2015). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa: Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan Secara Linguistik. Sanata Dharma Universitas Press.
Tambunan, S. (2020). Agama dan Kelompok Minoritas: Pendekatan Konseling dalam Kasus Difabe. AL-IRSYAD: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 2(2), 265–282.
Wardani, I. A., & Sugiharto, D. Y. P. (2020). Hubungan Adversity Quotient dan Dukungan Sosial dengan Optimisme Akademik Pada Siswa SMP Negeri 1 Wanadadi. KONSELING EDUKASI “Journal of Guidance and Counseling,†4(2), 160–178. https://doi.org/10.21043/konseling.v4i2.7975
Wini, N., Marpaung, W., & Sarinah, S. (2020). Optimisme Ditinjau dari Penerimaan Diri Pada Remaja di Panti Asuhan. Proyeksi, 15(1), 12. https://doi.org/10.30659/jp.15.1.12-21
Wirahyuni, K., Suwiwa, G., & Hermawan, G. S. (2021). Pelatihan Penulisan Puisi dalam Buku Antologi Untuk Meningkatkan Produktivitas dan Kreativitas Guru-Guru Se-Bali. Proceeding Senadimas Undiksha 2021, 1(1), 12–20.
Wiwaha, R. S. R., Andajani, K., & Harsiati, T. (2021). Tindak Tutur Ekspresif dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia. KEMBARA: (Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya), 7(2), 335–352. https://doi.org/10.22219/kembara.v7i2.17702
Yono, R. R., Premana, A., & Ubaedillah. (2022). Pelatihan Menulis Puisi Siswa Kelas IV Sekolah Dasar. Jurnal Abdimas Unwahas, 7(2), 184–188. https://doi.org/10.31942/abd.v7i2.7507
Yunita Trisnawati, An Nisa, A. K., & Pangesti, F. (2022). Tindak Tutur Ekspresif Pada Naskah Drama Ayahku Pulang Karya Usmar Ismail. BAHTERA : Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 21(1), 28–41. https://doi.org/10.21009/bahtera.211.03
Zulfah. (2021). Karakter: Pengembangan Diri. IQRA: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(1), 28–33.
Zulfika, I. (2020). Analisis Bentuk Ekspresi Emosional Tokoh dalam Novel Takhta Nirwana Karya Tasaro. Jurnal Konsepsi, 8(4), 142–149. https://p3i.my.id/index.php/konsepsi


