JEJAK PERADABAN NUSANTARA KUNA DALAM NOVEL PUSAKA MAHARAJA KARYA ROHADI WIJAYA
TRACES OF ANCIENT INDONESIAN CIVILIZATION IN THE NOVEL PUSAKA MAHARAJA BY ROHADI WIJAYA
DOI:
10.26499/wdprw.v53i2.1646Downloads
Abstract
The archipelago historically occupies an important position as the starting point of world civilization. These notes are not only written in scientific works, but also in literary, one of them is in novel. This research aims to dissect the traces of ancient Indonesian civilization contained in the novel Pusaka Maharja by Rohadi Wijaya. This study aims to address the inequality in historical knowledge in Indonesia by examining literary works through the integration of literary theory and historical research methodologies. Data was collected using reading and note-taking techniques. The data that has been collected is analyzed by using heuristic-historiographic method. The results show that traces of Indonesian civilization in the novel include traces of the existence of the Sundaland Continent, Abraham as the ancestor of the Javanese who brought down the nations of the world, Borobudur as a manifestation of Indonesian civilization in the era of King Sulaiman, and the spice trade between King Srivijaya and Caliph Umar bin Abdul Aziz. This shows a refutation of Egypt's status as the oldest civilization. The results of this research can be utilized to increase the existence of interdisciplinary literature containing the history of civilization in Indonesia.
Nusantara secara historis menduduki posisi penting sebagai awal mula titik peradaban dunia. Catatan tersebut tidak hanya ditulis dalam karya-karya ilmiah, tetapi juga dalam karya sastra, salah satunya adalah novel. Penelitian ini bertujuan untuk membedah jejak peradaban Nusantara kuna yang terdapat dalam novel Pusaka Maharaja karya Rohadi Wijaya. Penelitian ini merupakan penelitian terhadap karya sastra dengan menggabungkan teori sastra dan metode kajian sejarah untuk menggali informasi-informasi sejarah dalam novel tersebut sebagai usaha mengatasi ketimpangan informasi sejarah di Indonesia. Data dikumpulkan menggunakan teknik baca-catat. Data yang telah dikumpulkan dianalisis menggunakan metode heuristik-historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jejak peradaban Nusantara dalam novel meliputi jejak keberadaan Benua Sundaland, Abraham sebagai leluhur Bani Jawi yang menurunkan bangsa-bangsa di dunia, Candi Borobudur sebagai manifestasi peradaban Nusantara era Raja Sulaiman, dan perdagangan rempah-rempah antara Raja Sriwijaya dan Khalifah Umar bin Abdul Aziz. Hal tersebut menunjukkan sebuah bantahan terhadap status Mesir sebagai peradaban tertua. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan eksistensi sastra interdisipliner bermuatan sejarah peradaban di Indonesia.
Keywords:
Nusantara kuna, peradaban, Pusaka Maharaja, sastra interdisiplinerReferences
Adi, Ida Rochani. 1998. “Pendekatan Interdisiplier dalam Studi Amerika.” Jurnal Humaniora 10 (1). https://doi.org/https://doi.org/10.22146/jh.613.
Ainoon, O, Y.H. Yu, A.L. Amir Muhriz, N.Y. Boo, S.K. Cheong, dan N. H. Hamidah. 2002. “Glucose-6-Phosphate Dehydrogenase ( G6PD ) Variants in Malaysian Malays.” Human Mutation 574 (October): 1–9. https://doi.org/10.1002/humu.9103
Ampson, A Rlene L Ópez, dan Tony Page. 2018. “History of Use and Trade of Agarwood.” Econ Bot 72 (Griffith 1897): 107–29. https://doi.org/10.1007/s12231-018-9408-4
Aziz, Donny Khoirul. 2013. “Akulturasi Islam dan Budaya Jawa.” Jurnal Fikrah I (2): 253–86.
Aziz, RM. 2022. “Dynivitas Arsitektur 72 Stupa Borobudur dalam Refleksivitas Interferensi Kuantum Sesuai Konstanta Hahslm 472319 Dengan Ekonomi Covid-19.” In Energy & Engineering Conference Series, 5:9. Sumatera Utara: Talenta Publisher Universitas Sumatera Utara. https://doi.org/10.32734/ee.v5i1.1439.
Aziza, Ulfa Nur. 2017. “Tafsir Ayat-ayat Tentang Rempah (Studi Komparatif Tafsir Ilmi).” Institut Ilmu Al-Quran.
Bahari, Fadly. 2022. “Jejak 3 Putra dan 16 Cucu Nabi Nuh (Bagian 1).” La Patikala Literasi. 2022.
Barid, Isa, dan Rangga Umbara K. 2016. “Peradaban Manusia Pasca Nuh AS.” Jurnal al-Burhan 16 (1): 57–86. https://doi.org/10.53828/alburhan.v16i1.70
Basya, Fahmi. 2014. Borobudur dan Peninggalan Nabi Sulaiman.
Borobudur, Panitia Nasional Peresmian Berakhirnya Pemugaran Candi. 1983. “Borobudur 1973-1982.” Indonesia.
Feiler, Bruce. 1975. Abraham A Journey to the Heart of Three Faiths. New York: Harper Collins.
Fiizha, Berliana Fatihatuz, Mohammad Robby M, dan Rizky Apria Bakti. 2020. “Dinamika Perkembangan Kebudayaan di Persia dan Mesir Kuno.” Sindang: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Kajian Sejarah 2 (2). https://doi.org/10.31540/sindang.v2i2.789
Hidayat, Ryan. 2017. “Aspek Sosiologi Sastra dalam Novel Menggapai Matahari Karya Dermawan Wibisono.” Jurnal Retorika 10 (2): 92–99. https://doi.org/10.26858/retorika.v10i2.4855
Irwanto, Dhani. 2017. “Tenggelamnya sundalandia dan penelusuran cikal bakalnya peradaban.” In Prosidining Seminar Nasinonal Kelautan dan Perikanan III 2017, 141–53. Madura: Universitas Trunojoyo.
Isawati, Musa Pelu, dan Nur Fatah Abidin. 2023. “Sukuh and Cetho Temples: A Comparative Study of History, Architect, and Culture.” Criksetra Jurnal Pendidikan Sejarah 12 (1): 28–42. https://doi.org/10.36706/jc.v12i1.19157
Janick, Jules. 2007. “Plant Exploration : From Queen Hatshepsut to Sir Joseph Banks.” HORTSCIENCE 42 (2): 191–96. https://doi.org/10.21273/HORTSCI.42.2.191
Kanumoyoso, Nurarta. 2021. Naskah Sumber Arsip Rempah Nusantara Abad 17-18. Jakarta Selatan: Arsip Nasional Republik Indonesia.
Mas’udi, M Maulana. 2019. “Studi Komparasi: Kisah Ibrahim dalam Perspektif Islam dan Kristen.” Al-Hikmah: Jurnal Studi Agama-Agama 5 (2): 16–33. https://doi.org/https://doi.org/10.30651/ah.v5i2.4279.
Meihdar, Syaeful. 2001. “Wahana Penelitian Arkeologi Sejarah Spirit of Buddhist Temple.” Universitas Islam Indonesia.
Oppenheimer, Stephen. 1998. Eden in the East: The Drowned Continent of Southeast Asia. 1st Editio. Great Britain: The Orion Publishing Group Ltd.
Pradhani, Sartika Intaning. 2017. “Sejarah Hukum Maritim Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit dalam Hukum Indonesia Kini.” Lembaran Sejarah 13 (2): 186–203. https://doi.org/10.22146/lembaran-sejarah.33542
Rachmad, Yopi. 2019. “Budaya Bahari Masyarakat Sriwijaya pada Masa Pra-Modern.” Jasmerah: Journal of Education and Historical Studeis 1 (2): 23–30. https://doi.org/10.24114/jasmerah.v1i2.13075
Rahman, Fadly. 2019. “Negeri Rempah-rempah dari Masa Bersemi Hingga Gugurnya Kejayaan Rempah-Rempah.” Jurnal Patanjala 1. https://doi.org/10.30959/patanjala.v11i3.527
Ramadhan, Faizal. 2022. “Nabi Nuh dan Fenomena Banjir Perspektif zaghlul Al-Najjar (Studi Penafsiran surat Hud Ayat 44 dalam Kitab Tafsir Al-Ayat al-Kawniyyah Fi al-Quran al Karim).” Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.
Royyani, Mohammad Fathi, Marwan Setiawan, Asep Hidaya, Oscar Efendy, Wardah, dan Ida Farida Hasanah. 2023. Rempah Nusantara: Perjalanan Penyintas Peradaban. Diedit oleh Emsa Ayudia. Penerbit BRIN. https://doi.org/10.55981/brin.700
Rurit, Bernarda, dan Nugroho Dewanto. 2020. Indonesia Menoedjoe 2045 SDM Unggul Adalah Koenyji. Diedit oleh Nugroho Dewanto. Lembaga Ketahanan Nasional.
Safitri, Ranni, dan Mina Zahara. 2022. “Jejak Emas Sriwijaya dan Majapahit dalam Perdagangan Maritim Asia.” Nazharat: Jurnal Kebudayaan 28 (02): 104–22. https://doi.org/10.30631/nazharat.v28i2.89
Samatho, Ahmad Yanuana. 2013. Garut Kota Illuminati (Dari Pencarian Hitler yang Berujung di Indonesia, Emas Para Sultan Nusantara, Hingga Indikasi Bangsa Yahudi Keturunan Jawa. Diedit oleh R.D. Aningtyas. Cetakan I. Jakarta Selatan: PT. Ufuk Publishing House.
Sayono, Joko. 2021. “Langkah-Langkah Heuristik Dalam Metode Sejarah Di Era Digital.” Sejarah dan Budaya : Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya 15 (2): 369. https://doi.org/10.17977/um020v15i22021p369-376
Sipahutar, Roy Charly H P. 2019. “Kajian Ekoteologis tentang Konsep tanah dalam Perjanjian Lama dan Implikasinya bagi Pemeliharaan Tanah.” Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual 2 (2): 5–12. https://doi.org/10.34307/b.v2i2.95
Slama, Martin, dan Jenny Munro, ed. 2013. From ‘ Stone-Age ’ to ‘ Real-Time ’ Exploring Papuan Temporalities, Mobilities and Religisities. Australia: ANU Press.
Sudikan, Setya Yuwana. 2015. “Pendekatan Interdisipliner, Multidisipliner, dan Transdisipliner dalam Studi Sastra.” Jurnal Paramasastra 2 (1): 1–30. https://doi.org/10.26740/parama.v2i1.1496
Sukatman. 2015. “‘Sri Tanjung’ Folklore and Its Contribution for Planology of the Kingdom Age and the Modern Century.” Jurnal Widyaparwa 43 (1).
Sukatman. 2017. “Mitos Tentang Raja-Raja Maya Di Gua Lawa Trenggalek Pada Zaman Nusantara Purba.” FKIP E-Proceeding, 519–42. https://jurnal.unej.ac.id/index.php/fkip-epro/article/view/4921.
Sukatman, dan Siswanto. 2024. Medang Kamulan Mitologi dan Kebudayaan Nusantara Awal Tahun Saka. Cetakan I. Yogyakarta: Sulur Pustaka.
Syafi’i, Achmad. 2021. “Makna Simbol Relief Sengkalan Candi Sukuh.” Acintya Jurnal Penelitian Seni Budaya 13 (2): 178–90. https://doi.org/10.33153/acy.v13i2.4050
Umar, Mustofa. 2009. “Mesopotamia dan Mesir Kuno: Awal Peradaban Dunia.” el-Harakah Jurnal Budaya Islam 11 (3): 198–215. https://doi.org/10.18860/el.v0i0.434
Wakim, Mezak. 2011. “Banda Naira dalam Perspektif Sejarah Maritim Kilas Balik Ekspedisi Spice Island.” Maluku.
Wandiyo, Ida Suryani, dan Kabib Sholeh. 2020. “Nilai-Nilai Dealektika Hubungan Sriwijaya dengan Dinasti Umayah (Abad VII M).” Criksetra Jurnal Pendidikan Sejarah 9 (2): 162–78. https://doi.org/10.36706/jc.v9i2.10261
Yoseph. 2020. “Studi Eksposisi tentang Penegasan Kembali Perjanjian Allah dengan Abraham dalam Kejadian 15 : 1-21.” Huperetes Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 2 (1): 26–38. https://doi.org/10.46817/huperetes.v2i1.40
Zulaemy, Muhammad, dan Eggy Fajar. 2020. “Peradaban Melayu Kuno : Sejarah , Budaya , dan Ekonomi Serdang dalam Novel Penari Dari Serdang Karya Yudhistira ANM Massardi.” Satwika: Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial 4 (1): 71–83. https://doi.org/10.22219/satwika.v4i1.11778
License
Copyright (c) 2025 Widyaparwa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


