PERGESERAN MAKNA KANCA WINGKING DALAM PERSPEKTIF GENERASI MILENIAL
DOI:
10.26499/wdprw.v52i2.1674Downloads
Abstract
In Javanese culture, a woman who has become a wife is called a kanca wingking (friend at the back). Along with the rapid development of technology and information, there are social changes in society. One of them is the shifting role of kanca wingking in Javanese society. This study aims to reveal the shifting role of kanca wingking from the perspective of the millennial generation. The research uses the theory of language variation and changes to analyze the shifting meaning of kanca wingking with a focus on three variables (gender, age, and education). This research is a qualitative descriptive research. The data of this research is in the form of language collected through a questionnaire method using Google Forms. This questionnaire was limited to respondents of Javanese descent who were born and raised in the region, language, and culture of Java (East Java, Central Java, Yogyakarta). A total of 121 respondents were collected, consisting of two generations, namely generation Y and generation Z. The results showed that the shift in the meaning of kanca wingking from the perspective of the millennial generation almost completely occurred in the present. Generation Y tends to know the meaning of kanca wingking better than generation Z. The term kanca wingking is not completely abandoned but has a very different role in the household and views or perceptions among the community. The role of kanca wingking in the perspective of the millennial generation is more flexible, less rigid, and likes freedom, while the perspective or view in society tends to positively assess and support the achievements of a woman or wife.
Dalam kebudayaan Jawa, perempuan yang telah berstatus menjadi seorang istri disebut dengan istilah kanca wingking (teman di belakang). Seiring perkembangan teknologi dan informasi yang semakin pesat menyebabkan adanya perubahan sosial di dalam masyarakat. Salah satunya adalah pergeseran peran kanca wingking dalam masyarakat Jawa. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan pergeseran peran kanca wingking dalam perspektif generasi milenial. Penelitian menggunakan teori variasi dan perubahan bahasa untuk menganalisis pergeseran makna kanca wingking dengan fokus pada tiga variabel (jenis kelamin, usia, dan pendidikan). Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian ini berupa bahasa yang dikumpulkan melalui metode kuesioner menggunakan Google Form. Kuesioner ini dibatasi pada responden keturunan asli Jawa yang lahir hingga besar berada di wilayah, bahasa, dan budaya Jawa (Jawa Timur, Jawa Tengah, DIY). Responden terkumpul sejumlah 121 orang yang terdiri dari atas dua generasi, yaitu generasi Y dan generasi Z. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pergeseran makna terhadap kanca wingking dalam perspektif generasi milenial hampir sepenuhnya terjadi di masa sekarang. Generasi Y cenderung lebih mengetahui makna kanca wingking daripada generasi Z. Istilah kanca wingking tidak sepenuhnya ditinggalkan, tetapi memiliki peran yang sangat jauh perbedaannya dalam rumah tangga dan pandangan atau persepsi di kalangan masyarakat. Peran kanca wingking dalam perspektif generasi milenial lebih fleksibel, tidak kaku, dan menyukai kebebasan, sedangkan perspektif atau pandangan di dalam masyarakat cenderung menilai positif dan mendukung atas prestasi seorang perempuan ataupun istri.
Keywords:
shift, kanca wingking, millennialReferences
Adawiyah, R., Rachmaria, L. 2021. "Mitos 'Kanca Wingking' Perempuan Jawa dalam Film Kartini (Analisis Semiotika Roland Barthes)". Dalam PANTAREI 5. https://doi.org/10.22441/visikom.v19i02.11388
Amal, Y.K., Wisnu Wibowo, P.A., Srimuda Pitana, T. 2023. “Dadi Lemek Dadi Gandhek in Javanese Cultural Perspective". Dalam Int. J. Multicult. Multireligious Underst. 10, 298. https://doi.org/10.18415/ijmmu.v10i11.5296
Bencsik, A., Juhász, T., Horváth-Csikós, G. 2016. "Y and Z Generations at Workplaces". Dalam J. Compet. 8, 90–106. https://doi.org/10.7441/joc.2016.03.06
Bencsik, A., Machova, R. 2016. "Knowing Sharing Problems from the Viewpoint of Intergeneration Management". Dalam ICMLG2016-4th Int. Conf. Manag. Leadersh. Gov. ICMLG2016 42–50.
Brosdahl, D.J.C., Carpenter, J.M. 2011. "Shopping orientations of US males: A generational cohort comparison". Dalam J. Retail. Consum. Serv. 18, 548–554. https://doi.org/10.1016/j.jretconser.2011.07.005
Dewi, P.R. 2020. "Perempuan−Perempuan di Industri Gula Surakarta Abad XIX−XX". Dalam Lembaran Sej. 16, 37. https://doi.org/10.22146/lembaran-sejarah.59911
Djuweng, S., Zakaria, R.Y., Faruk, Gray, B., Yamashita, S., Mardimin, J., Lay, C., Mundayat, A.A., Bakker, F.L., Salim, H. 1996. Kisah dari Kampung Halaman: Masyarakat Suku, Agama Resmi dan Pembangunan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Hidayah, S.N., Subiyantoro, S., Wardani, N.E. 2018. "Kedudukan Wanita Jawa Sebagai Istri dalam Novel Alun Samudra Rasa Karya Ardini Pangastuti BN". Dalam Kaji. Linguist. Dan Sastra 3, 77–86. https://doi.org/10.4108/eai.20-9-2019.2296820
Kurnia, E. 2020. "The Roles of Javanese Women Reflected in Javanese Metaphors, in: Proceedings of the Proceedings of the Third International Seminar on Recent Language, Literature, and Local Culture Studies, BASA, 20-21 September 2019, Surakarta, Central Java, Indonesia". Dalam Proceedings of the Third International Seminar on Recent Language, Literature, and Local Culture Studies, BASA, 20-21 September 2019, Surakarta, Central Java, Indonesia, EAI, Surakarta, Indonesia. https://doi.org/10.26499/jk.v17i1.2375
Kurnianto, E.A. 2021. "Perjuangan Perempuan Mencapai Eksistensi Diri dalam Novel Sintren (Women’s Struggle in Achieving Self-Existence in the Novel Sintren)". Dalam Kandai 17, 105. https://doi.org/10.26499/jk.v17i1.2375
Mannheim, K. 1952. "The Problem of Generations". Dalam Essay Sociol. Knowl. 24, 276–320.
Mulyani, S., Mulyana, N. 2022. "Peran Wanita Jawa dalam Serat Wulang Estri di Era Revolusi Industri 4.0". Dalam Widyaparwa 50, 91–106. https://doi.org/10.26499/wdprw.v50i1.741
Mustomi, D., Reptiningsih, E. 2020. "Gaya Kepemimpinan dalam Perspektif Generasi Millenial". Dalam JIMEA 4, 189–199.
Nazir, Moh. 2009. Metode Penelitian. Ghalia Indonesia. Bandung.
Nugroho, M.A., Soewarlan, S. 2023. "Bukan Hanya Kanca Wingking: Puspa Karima dalam Stigma Gender Menuju Panggung Internasional". Dalam Keteg J. Pengetah. Pemikir. Dan Kaji. Tentang Bunyi 23, 192–201. https://doi.org/10.33153/keteg.v23i2.5732
Pratisthita, S.T., Wardani, D.A.W. 2022. "Konsep Wanita Jawa sebagai Kanca Wingking dan Korelasinya dengan Tut Wuri Handayani". Dalam Widya Aksara 27, 150–156. https://doi.org/10.54714/widyaaksara.v27i2.187
Prinsia Maharani, I. 2023. "Misogyny pada Referensi terhadap Istri dalam Bahasa Korea". Dalam Madah J. Bhs. Dan Sastra 14, 178–186. https://doi.org/10.31503/madah.v14i2.624
Rahmawati, A., Suryanto, S., Hartini, N. 2018. "Fear of Success Perempuan Bekerja (Dalam Perspektif Budaya Jawa)". Dalam PALASTREN J. Studi Gend. 11, 73. https://doi.org/10.21043/palastren.v11i1.3556
Setiawan, S.A., Puspitasari, N. 2018. "Preferensi Struktur Organisasi Bagi Generasi Millenial". Dalam J. Borneo Adm. 14, 101–118. https://doi.org/10.24258/jba.v14i2.336
Setyawan, S. 2024. "Shift in The Meaning of Kanca Wingking in Javanese Society". Dalam Javanologi Int. J. Javanese Stud. 7, 55–61. https://dx.doi.org/10.20961/javanologi.v7i1.84123
Soebroto. 2007. Pengantar Metode Penelitian Linguistik Struktural. Surakarta: UNS Press.
Sudaryanto. 2015. Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Yogyakarta: Sanata Dharma Univ. Press.
Wahyuni, S., Malihah, E., Nurbayani, S., Wilodati, W. 2022. "Peran Ganda Ibu Rumah Tangga dalam Gerakan Anti Radikalisme". Dalam Brawijaya J. Soc. Sci. 1, 104–121. https://doi.org/10.21776/ub.bjss.2022.001.02.6
Widayati, M., Nugrahani, F., Sudiatmi, T., Sudiyana, B., Suryono, J. 2019. "Representation Women Subordinated of Java Culture in Bumi Manusia by Pramudya Ananta Toer". Dalam Proceedings of the 2nd Workshop on Language, Literature and Society for Education. Presented at the 2nd Workshop on Language, Literature and Society for Education, EAI, Solok, Indonesia. https://doi.org/10.4108/eai.21-12-2018.2282782
Wihardi, D., G. Pratikto, R., Kristanty, S. 2014. Pergeseran Makna Motif Batik Yogyakarta - Surakarta. Dalam Jurnal Ilmu Komunikasi Makna 5, 105. https://doi.org/10.30659/jikm.5.2.105-113
Wijanarko, F. 2018. "Perempuan dalam Swara Sestra dan Fakta Perkawinan Endogami Aristrokat Jawa". Dalam Jentera, 7, 1. https://doi.org/10.26499/jentera.v7i1.606
Windayanto, R.N.A. 2022. "Pergeseran dan Pemertahanan Bahasa Jawa Kromo Ketika Lebaran Pada Ranah Keluarga: Tinjauan Sosiolinguistik". Dalam Ranah, 11, 362. https://doi.org/10.26499/rnh.v11i2.3803
Wulandari, S. 2018. "Ideologi ‘Kanca Wingking’: Studi Relasi Kuasa Pengetahuan dalam Tafsir Alhuda". Dalam Al-Araf J. Pemikir. Islam Dan Filsafat 15, 101. https://doi.org/10.22515/ajpif.v15i1.1210
Zis, S.F., Effendi, N., Roem, E.R. 2021. "Perubahan Perilaku Komunikasi Generasi Milenial dan Generasi Z di Era Digital". Dalam Satwika Kaji. Ilmu Budaya Dan Perubahan Sos. 5, 69–87. https://doi.org/10.22219/satwika.v5i1.15550


