NAMA–NAMA WARUNG GUDEG DI KOTA YOGYAKARTA
NAMES OF GUDEG STALLS IN YOGYAKARTA CITY
DOI:
10.26499/wdprw.v53i2.1913Downloads
Abstract
Gudeg is the iconic food of Yogyakarta. There are many gudeg culinary businesses in Yogyakarta, ranging from small and medium enterprises. The naming of gudeg stalls in Yogyakarta is usually a representation of the stall owner's name or related to marketing strategies to attract buyers. The purpose of this study is to describe the meaning contained in the naming of gudeg stalls in Yogyakarta and the factors behind the names of the gudeg stalls. There are 35 data on the names of gudeg stalls in Yogyakarta. The theory used in this research is onomastika according to Hough. This research uses descriptive qualitative method, which analyzes the relationship between names and meanings in naming gudeg stalls in Yogyakarta. The results of this study show that the names of gudeg stalls in Yogyakarta are classified based on ownership, location, presentation, seller characteristics and food characteristics. The naming of gudeg stalls in Yogyakarta has its own category according to the culture and social context found in the community.
Gudeg merupakan makanan yang menjadi ikon kota Yogyakarta. Banyak pelaku usaha kuliner gudeg di Yogyakarta, baik usaha kecil maupun menengah. Penamaan warung gudeg di Yogyakarta biasanya merupakan representasi dari nama pemilik warung atau berkaitan dengan strategi pemasaran untuk menarik perhatian pembeli. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan makna yang terkandung dalam penamaan warung gudeg di Yogyakarta dan faktor-faktor yang melatarbelakangi nama-nama warung gudeg tersebut. Terdapat 35 data nama warung gudeg di Yogyakarta. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah onomastika menurut Hough. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, yaitu menganalisis antara hubungan relasi nama-nama dan makna dalam penamaan warung gudeg di Yogyakarta. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nama-nama pada warung gudeg di Yogyakarta digolongkan berdasarkan kepemilikan, lokasi, penyajian, karakteristik penjual, dan ciri khas pada makanan. Penamaan warung gudeg di Yogyakarta mempunyai kategori tersendiri sesuai dengan budaya dan konteks sosial yang terdapat dalam masyarakat tersebut.
Keywords:
stall names, meaning and gudeg Yogyakarta., stall names; meaning; gudeg YogyakartaReferences
Ambarwati, P. (2020). Analisis Penamaan Tempat Usaha di Lingkungan Universitas Muhammadiyah Malang (Kajian Semantik). Prosiding Seminar Bahasa Dan Sastra Indonesia (Senasbasa), 4(1), 158–169.
Barthes, R. (1986). Elements of semiology. Hill and Wang.
Chaer, A. (2013). Pengantar Semantik Bahasa Indonesia. Rineka Cipta.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta. (2018). Sejarah Singkat Daerah Istimewa Yogyakarta. https://dpad.jogjaprov. go.id/article/news.
Djajasudarma, F. (2010). Metode Linguistik: Ancangan Metode Penelitian dan Kajian. PT Refika Aditama.
Fajar Erikha dan Multamia. (2016). Toponimi Jantung Kota Yogyakarta dari Perspektif Kebahasaan hingga Psikologi Sosial. LIPI Press.
Kesuma, T. M. J. (2007). Pengantar (Metode) Penelitian Bahasa. Carasvatibooks.
Miles, M. dan A. M. H. (1992). Analisis Data Kualitatif: Buku Sumber Tentang Metode-Metode Baru. UI Press.
Nurjanah, E. (2023). Kajian Semantik Penamaan Makanan Khas di D.I. Yogyakarta. Narasi: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, Dan Pengajarannya, 1(1), 1–11. https://doi.org/10.30762/narasi.v1i1.893.
Septiani, M., dan Isnanda, R. (2024). Penamaan Tempat Usaha dan Implikasi pada Eksistensi Unit Usaha di Kota Padang: Kajian Semantik. Jurnal Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, 2–4.
Sudaryanto. (1988). Metode Linguistik. Gadjah Mada University Press.
Sugiyo, S., Aisyah, A. D., dan Mubarok, Y. (2023). Penamaan Tempat Usaha di Tangerang Selatan: Kajian Semantik. Semantik, 12(2), 233–250. https://doi.org/10.22460/semantik.v12i2.p233-250.
Tarigan, H. G. (1985). Pengantar Semantik. Angkasa.
Wijana, I. D. P. (2018). Semantic Relations of Soto Headed Attributive Noun Phrases in Indonesian. International Journal of Languages, Literature and Linguistics, 4(4), 251–255. https://doi.org/10.18178/ijlll.2018.4.4.182.
Wijana, I. D. P. dan M. Rohmadi. (2008). Semantik Teori dan Analisis. Yuma Pustaka.
License
Copyright (c) 2025 Widyaparwa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


