Vol. 53 No. 1 (2025): Widyaparwa
Open Access
Peer Reviewed

SIKAP MENTAL KESETIAAN DAN NILAI PENDIDIKAN KARAKTER MASYARAKAT MELAYU BATUBARA DALAM CERITA RAKYAT NILAM BAYA

THE MENTAL ATTITUDE OF FIDELITY AND THE VALUE OF CHARACTER EDUCATION OF THE BATUBARA MALAY SOCIETY CONTAINED IN THE FOLKLORE OF NILAM BAYA

Authors

Lela Erwany , Rosliani Rosliani , Syafriani Tio Sari

Downloads

Received: 2024-03-22
Accepted: 2025-08-12
Published: 2025-11-28

Abstract

This study aims to explain the mental attitude of fidelity and the value of character education of the Batubara Malay society contained in the folklore of Nilam Baya. This study used a  qualitative method with a hermeneutic approach. The data source for this research is the text of the Nilam Baya folklore in the form of words, phrases and sentences, both directly or indirectly spoken by all figures who are affected by behavior related to fidelity and the value of character education. The results of this research show that the value of loyalty and character education can be seen from the mental attitude inherent in the main characters, which starts from a relationship of mutual need, so that they have a strong relationship which is a response to the stimulus. The value of fidelity is reflected in the mental attitude of Pawang Satria, Dayang Merdu, and Raja Indra Jaya who are sensitive and care about Nilam Baya. Interactions in the social environment are well maintained because they obey each factor that is used as an object of loyalty. The object of fidelity of Pawang Satria and Dayang Merdu is expecting a child. Meanwhile, the object of fidelity of Raja Indra Jaya was to defend the integrity of his kingdom. The value of character education is reflected in a religious mental attitude, having a sense of compassion, respect and politeness, being kind and humble, as well as a national spirit.

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan sikap mental kesetiaan dan nilai pendidikan karakter masyarakat Melayu Batubara yang terdapat dalam cerita rakyat Nilam Baya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan hermeneutik dan teori psikologi sastra dengan pendekatan psikologi behavioristik.  Behaviour atau perbuatan dan perilaku tokoh cerita rakyat Nilam Baya merupakan objek yang dianalisis. Perilaku ini dapat diketahui dari teks cerita rakyat Nilam Baya dari kata maupun kalimat, baik langsung maupun tidak langsung yang diucapkan oleh tokoh cerita yang terdampak perilaku terkait kesetiaan dan nilai pendidikan karakter. Kata, frasa, klausa, dan kalimat seperti inilah yang merupakan data primer yang diperoleh dari hasil pembacaan secara berulang kemudian diklasifikasi dan diinterpretasikan sehingga dapat dianalisis tentang karakter tokoh yang ada dalam teks cerita rakyat Nilam Baya. Dari hasil analisis diketahui bahwa nilai kesetiaan dan pendidikan karakter terlihat dari sikap mental yang melekat pada para tokoh utama, yang berawal dari hubungan saling membutuhkan, sampai memiliki hubungan yang kuat yang merupakan respons dari stimulus. Nilai kesetiaan tercermin dari sikap mental Pawang Satria, Dayang Merdu, dan Raja Indra Jaya yang peka dan peduli terhadap Nilam Baya. Interaksi dalam lingkungan sosial terjalin dengan baik karena mereka patuh pada masing-masing faktor yang dijadikan sebagai objek untuk setia. Objek kesetiaan Pawang Satria dan Dayang Merdu adalah mengharapkan kehadiran seorang anak. Kemudian objek kesetiaan Raja Indra Jaya adalah untuk mempertahankan keutuhan kerajaannya. Dari objek kesetiaan ini terkandung pula nilai pendidikan karakter yang tercermin dalam sikap mental religius, memiliki rasa kasih sayang, hormat dan santun, baik dan rendah hati, serta semangat kebangsaan.

Keywords:

nilai kesetiaan, nilai pendidikan karakter, psikologi sastra, cerita rakyat Nilam Baya, nilai kesetiaan; nilai pendidikan karakter; psikologi sastra; cerita rakyat Nilam Baya

References

Alfiana, H., Andi, A., dan Hajrah (2022) ‘Nilai Kesetiaan dalam Elong Ugi Assimellereng (Kajian Semiotika Ferdinand De Saussure) serta Relevansinya Terhadap Pembelajaran Bahasa dan Sastra Daerah Bugis’, Societies: Journal of Social Sciences and Humanities, 2(2), pp. 121–128. Available at: https://doi.org/https://doi.org/10.26858/societies.v2i2.38012.

Budiyono, K. (2007) Nilai-Nilai Kepribadian dan Kejuangan Bangsa Indonesia. Bandung: Alfabeta.

Desi, H. (2021) ‘Keserakahan, Dendam, dan Kesetiaan dalam Novel Perempuan Berwajah Seribu Karya Eli Gottlieb (Tinjauan Psikologi Sastra)’, Tabasa Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya, 2(2). Available at: https://doi.org/10.22515/tabasa.v2i2.3855

Endraswara, S. (2008) Metode Penelitian Sastra: Epistilologi, Model, Teori, dan Aplikasi. Yogyakarta: Media Presindo.

Erwany, L., Rosliani, dan Dardanila (2022) ‘Sindrom Misogini dalam cerpen “Wah Wah Wah” Karya Tsi Taura: Analisis Psikologi Sastra’, Journal of Education, Humaniora, and Social Sciences (JEHSS), 4(4). Available at: https://doi.org/10.34007/jehss.v4i4.1078

Harmanti, H.M., Teti, S., dan Dede, A. (2020) ‘Analisis Nilai-nilai Pendidikan Karakter pada Novel “9 Matahari” Karya Adenita’, Parole, Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(2).

Intan, R.D. (2012) Legenda Nilam Baya Bagi Masyarakat Melayu Batubara: Kajian Fungsi. Universitas Sumatera Utara.

Jannah, N. dkk. (2021) ‘Moral Value and Character-Building Education in Folklore: Si Gale Gale’, ELT (English Language Teaching Prima Journal), 2(1), pp. 1–24. Available at: https://doi.org/10.34012/eltp.v2i1.1461

Khaerani, S.S., Panca, P.H., dan Setiawan (2023) ‘Analisis Psikologi Sastra dan Nilai Pendidikasn karakter Tokoh pada Novel “Janji” Karya Tere Liye’, Diglosia, Jurnal Pendidikan Kebahasaan dan Kesastraan Indonesia, 7(1), pp. 315–325. Available at: https://doi.org/10.31949/diglosia.v7i1.4327

Legenda Nilam Baya Bagi Masyarakat Melayu Batubara : Kajian Fungsi (2019) 123dok.

Lestari, A. dkk. (2024) ‘Kajian psikologi Sastra dalam Naskah “Perempuan dan Ilusinya” Karya Adhyra Pratama sebagai Pertimbangan Bahan Ajar Materi Drama Jenjang SMA Kelas 11’, Jurnal Yudistira: Publikasi Riset Ilmu Pendidikan dan Bahasa, 2(3), pp. 203–214. Available at: https://doi.org/10.61132/yudistira.v2i3.897

Mufidah, F., Ananda, D., dan Deddi, A.. (2024) ‘Analisis Kesetiaan dalam Drama “Antony dan Cleopatra” Karya William Shakespeare’, Jurnal Sintaksis: Publikasi Para Ahli Bahasa dan Sastra Inggris, 2(1), pp. 136–140. Available at: https://doi.org/10.61132/sintaksis.v2i1.283

Pala, A. (2011) ‘the Need for Character Education’, International Journal of Social Sciences and Humanity Studies, 3(2), pp. 23–32.

Purwanto, Y. (2007) Psikologi Kepribadian (Integritas Nafsiyah dan Aqliyah). Bandung: Refika Aditama.

Rahayu, I.P., Cahyo, H., dan Sutrimah (2022) ‘Analisis Psikologi Sastra dan Nilai Pendidikan Karakter dalam Novel “Kami Bukan Fakir Asmara” Karya Jombang Santani Khairen dan Hubungannya dengan Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA’, in Prosiding Senada (Seminar Nasional Daring) Membangun Insan Cendikiadi Era Society 5.0 Melalui Inovasi Pembelajaran. Bojonegoro: Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FPBS IKIP PGRI, pp. 651–672.

Rifki, M. dkk. (2024) ‘Fakta dalam Cerpen “Malam ke-9999” Karya Jusuf AN’, Jurnal Media Akademik, 2(1), pp. 1719–1730. Available at: https://doi.org/https://doi.org/10.62281/v2i1.130.

Rukiyati, Nurbaya, S., dan Sutrisnowati, S.A. (2025) ‘Folklore As an Honest Character Education Media To Achieve Quality Education in Sustainable Development Goals’, Journal of Lifestyle and SDG’S Review, 5(2), pp. 1–22. Available at: https://doi.org/10.47172/2965-730X.SDGsReview.v5.n02.pe04695

Sartika, E. (2022) ‘Analisis Pendekatan Psikologi Sastra dalam Novel Re: dan Perempuan’, Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya, 12(2). Available at: https://doi.org/https://doi.org/10.37905/jbsb.v12i2.15801.

Sipahutar, R.A., Sianturi, R.W. dan Sembiring, Y. (2021) ‘the Value and Character Building Education in Folklore From Bataknese “Sigale-Gale”’, Journal of Languages and Language Teaching, 9(1), p. 111. Available at: https://doi.org/10.33394/jollt.v9i1.3228

Sulastri, S. (2019) ‘Representasi Nilai Kesetiaan dalam Novel “Negeri di Ujung Tanduk” Karya Tere Liye’, Jurnal Pendidikan Bahasa, 8(2). Available at: https://doi.org/10.31571/bahasa.v8i2.1431

Ukonpurkonudin (2011) Teori Hermeneutik dalam Karya Sastra, Kompasiana.

Walgito, B. (2003) Psikologi Sosial (Suatu Pengantar). Yogyakarta: Andi.

Zinta, P. (2023) ‘Cinta dan Kesetiaan dalam Novel A Walk to Remember’, Jurnal Linguistika Kultura, 12(2).

Author Biography

Syafriani Tio Sari, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Widyabasa Ahli Pertama

Downloads

Download data is not yet available.

Metrics

Metrics Loading ...

How to Cite

Erwany, L., Rosliani, R., & Sari, S. T. (2025). SIKAP MENTAL KESETIAAN DAN NILAI PENDIDIKAN KARAKTER MASYARAKAT MELAYU BATUBARA DALAM CERITA RAKYAT NILAM BAYA : THE MENTAL ATTITUDE OF FIDELITY AND THE VALUE OF CHARACTER EDUCATION OF THE BATUBARA MALAY SOCIETY CONTAINED IN THE FOLKLORE OF NILAM BAYA. Widyaparwa, 53(1), 45–56. Retrieved from https://widyaparwa.kemendikdasmen.go.id/index.php/widyaparwa/article/view/1700

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.