TINDAK TUTUR KEARIFAN LOKAL YOGYAKARTA PADA FILM-FILM PENDEK DI KANAL YOUTUBE PANIRADYA KAISTIMEWAN
DOI:
10.26499/wdprw.v52i1.1706Downloads
Abstract
This research aims to reveal the types, characteristics and functions of speech acts that show Yogyakarta local wisdom in short films on the Paniradya Kaistimewan YouTube channel. This research uses a sociopragmatic approach with descriptive qualitative research methods. The data in this research is speech in the form of words, phrases, clauses or sentences that show the local wisdom of Ngayogyakarta in short films on the Paniradya Kaistimewan YouTube channel. How to collect data by listening, making transcriptions and writing speeches. The research tool used is the researcher himself, assisted by data cards. How to validate data using semantic validity, theoretical triangulation, and stability reliability. The results of the research show: 1) direct literal with the characteristics of using the lingual unit "nuwun sewu" and the request directive function, 2) direct literal with the characteristics of using the lingual unit "nyuwun pangapunten" and the expressive function "nyuwun pangapunten", 3) direct literal with the characteristics of using the lingual unit "matur nuwun" and the expressive function of saying thank you, 4) direct literal with the characteristics of using the word "mangga" and the directive function of giving orders, 5) direct literal with the characteristics of using the word "injih †and the representative function of providing an explanation, and 6) directly not literal with the characteristics of using the word “mango†and the directive function of request.
Penelitian ini bertujuan mengungkap jenis, ciri-ciri, dan fungsi tindak tutur yang menunjukkan kearifan lokal Yogyakarta pada film pendek di kanal Youtube Paniradya Kaistimewan. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiopragmatik dengan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Data pada penelitian ini tuturan yang berwujud kata, frasa, klausa, atau kalimat yang menunjukkan kearifan lokal Ngayogyakarta pada film-film pendek di kanal Youtube Paniradya Kaistimewan. Cara mengumpulkan data dengan menyimak, membuat transkripsi, dan menulis tuturan Alat penelitian yang digunakan yaitu peneliti sendiri dibantu kartu data. Cara mengesahkan data menggunakan validitas semantis, triangulasi teori, dan reliabilitas stabilitas. Hasil penelitian menunjukkan: 1) langsung literal dengan ciri-ciri menggunakan satuan lingual “nuwun sewu†dan fungsi direktif permintaan, 2) langsung literal dengan ciri-ciri menggunakan satuan lingual “nyuwun pangapunten†dan fungsi ekspresif “nyuwun pangapuntenâ€, 3) langsung literal dengan ciri-ciri menggunakan satuan lingual “matur nuwun†dan fungsi ekspresif mengucapkan terima kasih, 4) langsung literal dengan ciri-ciri menggunakan kata “mangga†dan fungsi direktif memberi perintah, 5) langsung literal dengan ciri-ciri menggunakan kata “injih†dan fungsi representatif memberi penjelasan, serta 6) langsung tidak literal dengan ciri-ciri menggunakan kata “mangga†dan fungsi direktif permohonan.
Keywords:
speech acts, Yogyakarta local wisdom, short films, tindak tutur, kearifan lokal Yogyakarta, film pendekReferences
Chaer, A., & Agustina, L. (2010). Sosiolinguistik: Perkenalan Awal. Rineka Cipta.
Dwijonagoro, S. (2023). NGAJENI: best practice PKJ (Pendidikan Khas Kejogjaan). https://www.youtube.com/watch?v=fEg3Oxka864
Gianto, A., & Verschueren, J. (2000). Understanding Pragmatics. Routledge. https://doi.org/10.2307/417718
Habiburrahman, H. (2018). Kajian Sosiopragmatik Tentang Penggunaan Kategori Fatis Bahasa Sasak Dalam Kesantunan Tindak Tutur Masyarakat Lombok. Jurnal Ilmiah Telaah, 3(1), 652–661. https://doi.org/10.31764/telaah.v3i1.301
Hendrawan, J. H. (2020). The Inculcation of Sundanese Local Wisdom Values in Millennial Generation. 458, 307–314.
Levinson, S. C. (1983). Pragmatics. Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9780511813313
Njatrijani, R. (2018). Kearifan Lokal dalam Perspektif Budaya Kota Semarang. Gema Keadilan, 5(September), 16–31. https://doi.org/https://doi.org/10.14710/gk.2018.3580
Nur Baiti, H. U., & Nuryani, N. (2022). Pemertahanan Bahasa Jawa Krama di Desa Jagir Kecamatan Sine Kabupaten Ngawi. Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran, 11(1), 25. https://doi.org/10.35194/alinea.v11i1.1631
Pateda, M. (2015). Linguistik Sebuah Pengantar. Angkasa.
Rahmatih, A. N., Maulyda, M. A., & Syazali, M. (2020). Refleksi Nilai Kearifan Lokal (Local Wisdom) dalam Pembelajaran Sains Sekolah Dasar: Literature Review. Jurnal Pijar Mipa, 15(2), 151–156. https://doi.org/10.29303/jpm.v15i2.1663
Rahmawati, I., & Darni. (2023). Masalah Keluarga dalam Novel Puspita Rinengga Karya Tulus Setiyadi (Kajian Sosiologi Sastra). JOB: Jurnal Online Baradha, 19(3), 131–147. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/baradha
Ramadhani, M., Cipto Handoyo, B. H., & Abdul Kadir, S. (2024). Implementasi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2012 Tentang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta dalam Konteks Kearifan Lokal. COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, 3(09), 3535–3546. https://doi.org/10.59141/comserva.v3i09.1125
Sari, N., Budiarti, A., & Nugraha, A. S. (2023). Pemanfaatan kajian interteks hipogram dan transformasi dalam novel dan film. Diglosia: Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia, 7(1), 357–367.
Sawitri, S., Rahayu, N. T., Fatmawati, E., Zaelani, M., Elihami, E., & Arif, M. (2021). Implementation of Java cultural education in elementary school in Yogyakarta. Linguistics and Culture Review, 5(S3), 1285–1298. https://doi.org/10.21744/lingcure.v5ns3.1905
Setiyaningsih, M., & Rahmawati, L. E. (2022). Bentuk Tindak Tutur Ekspresif dalam Mini Seri “Sore: Istri dari Masa Depan†Karya Yandy Laurens. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha, 12(1), 85. https://doi.org/10.23887/jjpbs.v12i1.43933
Syam, M. R., & Fathudin, A. U. (2023). The Study of Indirect and Not Literal Speech Acts in the Qur ’ an. 328–338.
Widyastuti, S. H., & Hartanto, D. D. (2023). Pendidikan Karakter dalam Perspektif Keyogyakartaan. JURNAL IKADBUDI, 12(1), 1–17. https://doi.org/10.21831/ikadbudi.v12i1.64369
Yule, G. (1996). Pragmatics. Oxford University Press.


