KEARIFAN LOKAL LAMAHOLOT DALAM ANTOLOGI CERPEN KUNTUM KEROKO DI KAKI BUKIT KARYA MAHASISWA PBSI IKTL
DOI:
10.26499/wdprw.v52i1.1466Downloads
Abstract
This research aims to describe Lamaholot’s  local wisdom in the form of knowledge, traditions,  and local values in the Anthology of Short Stories Keroko Florests On The Mountain Slope by PBSI IKTL Students. Local wisdom with the noble values contained in it must be protected and maintained, preserved, including preservation through literary works as a creative and aesthetic innovation to maintain and preserve local wisdom as a characteristic and identity of the Lamaholot community. The approach used in this research is a qualitative descriptive approach and the method used is a qualitative method. The results of this research show that there is local wisdom of Lamaholot in the short story anthology Keroko Florests On The Mountain Slope by  PBSI IKTL students, namely (1) local wisdom of farming, (2) local wisdom of ecology, (3) local wisdom of kawen gate, (4) local wisdom of kakan dike-arin sare, (5) gewayan-gelekat local wisdom, and (6) religious local wisdom.
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan wujud kearifan lokal Lamaholot berupa pengetahuan, tradisi, dan nilai-nilai lokal dalam Antologi Cerpen Kuntum Keroko di kaki Bukit karya Mahasiswa PBSI IKTL. Kearifan lokal dengan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya harus dijaga dan dipertahankan, dilestarikan, termasuk pelestarian melalui karya sastra sebagai inovasi yang kreatif dan estetik untuk tetap mempertahankan dan melestarikan kearifan lokal sebagai ciri, identitas masyarakat Lamaholot. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini, yakni pendekatan deskripstif kualitatif dan metode yang diguanakan adalah metode kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat kearifan lokal Lamaholot dalam antologi cerpen Kuntum Keroko di kaki Bukit karya Mahasiswa PBSI IKTL, yakni (1) kearifan lokal perladangan, (2) kearifan lokal ekologi, (3) kearifan lokal kawen gate, (4) kearifan lokal kakan dike-arin sare, (5) kearifan lokal gewayan-gelekat, dan (6) kearifan lokal religius.
Keywords:
local wisdom, short stories, kearifan lokal, cerpenReferences
Arini, Bunga Candra Nur; Hana Amalia. 2023. “Nilai Budi Pekerti Dan Fungsi Legenda Rawa Pening.†Jurnal Widyaparwa 51(1):1–13. doi: DOI: https://doi.org/10.26499/wdprw.v51i1.524.
Bebe, Boro Michael. 2018. Mengenal Lebih Dekat Etnis Lamaholot. 1st ed. edited by Hengky Ola Sura. Maumere: Penerbit Carol Maumere.
Djumingin, Sulastriningsih; Juanda. 2021. “Muatan Kearifan Lokal Cerpen Indonesia.†Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa dan Sastra 7(2):l 606-621. https://doi.org/10.30605/onoma.v7i2.1346
Faruk.H.T. 2016. Pengantar Sosiologi Sastra Dari Strukturalisme Genetik Sampai Pos-Modern. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Gunawan, Rahmat, Suyitno, Slamet Supriyadi. 2019. “Aspek-Aspek Sosial Novel Rantau 1 Muara Karya Ahmad Fuadi.†Jurnal Widyaparwa 47(1):80–91. https://doi.org/10.26499/wdprw.v47i1.189
Hayati, Sholatul. 2023. “Potensi Cerita Anak Sebagai Penguat Pendidikan Karakter Bangsa.†Jurnal Widyaparwa 51(1):23–38. doi: DOI: https://doi.org/10.26499/wdprw.v51i1.797.
IKTL, PBSI, Mahasiswa. 2022. Kuntum Keroko Di Kaki Bukit Antologi Cerpen. Mojokerto: Insight Mediatama.
Kinanti, Anggi Beta &. Tengsoe Tjahjono. 2022. “Dimensi Kearifan Lokal Masyarakat Sumba Dalam Novel Melangkah Karya J.S. Khairen (Kajian Antropologi Sastra).†Jurnal Bapala. 9(7):16–30.
Lemba, Vinsensius C; Pilipus Wai Lawet; Agnes Ona Bliti Puka. K. U. 2023. “Identitas Ekofeminisme Perempuan Lamaholot Dalam Mitos Besi Pare Tonu Wujo.†KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya. 9(1).
Mulyani, Mimi dan Nurul Ngibadiyah. 2022. “Kearifan Lokal Dalam Novel Ikhtiar Cinta Dari Adonara Karya J.S Maulana.†Jurnal Sastra Indonesia 11(3):201–8. https://doi.org/10.15294/jsi.v11i3.62094
Ratna, Nyoman Kuntha. 2016. Teori, Metode, Dan Teknik Penelitian Sastra. Cetakan ke. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Rondiyah, Arifa Ainun. 2021. “Nilai Kearifan Lokal Pada Cerpen Silariang Dalam Antologi Cerpen Gadis Pakarena Karya Khrisna Pabichara.†Jurnal Kridatama Sains Dan Teknologi Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama Kebumen 03(01):59–66. https://doi.org/10.53863/kst.v3i01.143
Sungkowati, Yulitin. 2017. “Perempuan Jawa, Dayak, Tionghoa, Dan Jepang Dalam Novel-Novel Lan Fang.†Widyaparwa 45(2):109–19. https://doi.org/10.26499/wdprw.v45i2.235
Wardianto, Bayu Suta. 2021. “Identitas Sosial Dan Kearifan Lokal Pada Kumpulan Cerpen Celurit Hujan Panas Karya Zainul Muttaqin.†Jurnal Totobuang 9(2):301—313. https://doi.org/10.26499/ttbng.v9i2.323
Wellek, R., & Warren, A. 2016. Teori Kesusastraan. 6th ed. Jakarta: Gramedia.
Wissang, Imelda, Oliva; Dawud; Sumadi; Pratiwi, Yuni. 2023. Tradisi Semana Santa Dan Nilai Kearifan Lokal. Mojokerto: Insight Mediatama.
Wissang, Imelda. Oliva (a); Dawud, Sumadi; Pratiwi, Yuni. 2022. “Semana SantaTraditions:The Symbol of the Lamaholot Community Ecological Mindset.†Journal of Positive School Psychology 6(3):1989–2001. doi: ISSN 2717-756.
Wissang, Imelda Oliva, Rikardus Pande. 2023. “Pendampingan Menulis Cerita Fabel Berbasis Kearifan Budaya Lamaholot Di SMPS Ratu Damai, Flores Timur.†AMALEE: INDONESIAN JOURNAL OF COMMUNITY RESEARCH AND ENGAGEMENT / 4(2):389–401. https://doi.org/10.37680/amalee.v4i2.2771
Wissang, Imelda. Oliva; Arsiya Wanaeloh; Tobias Nggaruaka. 2021. “Eksplorasi Budaya NTT Dalam Novel Gerson Poyk.†JURNAL ILMIAH BAHASA DAN SASTRA (JIBS) 8(1):22–33. https://doi.org/10.21067/jibs.v8i1.6111


