Vol. 52 No. 1 (2024)
Open Access
Peer Reviewed

KONTRIBUSI PEMAHAMAN LINTAS BUDAYA INDONESIA–TIONGKOK DALAM PEMBELAJARAN BIPA BAGI PEMELAJAR TIONGKOK

Authors

Ari Kusmiatun

DOI:

10.26499/wdprw.v52i1.1369

Downloads

Received: 2023-05-23
Accepted: 2024-06-17
Published: 2024-06-30

Abstract

In today’s era, the interest in learning the Indonesian language as a foreign language is increasing, especially among learners from China. This increase can be attributed to the economic, cultural, and tourism relations between Indonesia and China, which have driven the demand for Indonesian language proficiency. In this context, it is important for learners to have cross-cultural understanding to avoid cultural conflicts. Drawing on intercultural theory and second language learning, this study aimed to: (1) identify the similarities and differences between Indonesian and Chinese cultures, (2) describe the contributions of both Indonesian and Chinese cultures in BIPA learning for Chinese learners. This study employed a qualitative descriptive approach. Data of this study were words, phrases, or sentences related to Chinese cultural content. Data sources were obtained from five respondents from China who are continuing their studies at Yogyakarta State University. Data collection techniques were conducted through semi-structured interviews. Data analysis used thematic analysis. The results indicate that the cultural differences and similarities between Indonesia and China can contribute to multicultural teaching materials, cross-cultural classroom management, and cross-cultural teaching strategies in BIPA learning.

Di era ini, minat untuk mempelajari bahasa Indonesia sebagai bahasa asing semakin meningkat, terutama pemelajar dari Tiongkok. Peningkatan tersebut dapat dikaitkan dengan hubungan ekonomi, budaya, dan pariwisata antara Indonesia dan Tiongkok yang telah mendorong permintaan akan kemampuan berbahasa Indonesia. Dalam konteks ini, penting bagi pemelajar untuk memiliki pemahaman lintas budaya guna menghindari konflik budaya. Dengan menggunakan teori intercultural dan pembelajaran bahasa kedua, penelitian ini bertujuan untuk (1) menemukan persamaan dan perbedaan budaya Indonesia dengan Tiongkok; (2) mendeskripsikan kontribusi kedua budaya Indonesia dengan Tiongkok sebagai Pembelajaran BIPA bagi pemelajar Tiongkok. Penelitian ini termasuk deskriptif kualitatif. Data berupa kata, frasa, atau kalimat terkait muatan budaya Tiongkok. Sumber data diperoleh dari lima responden dari Tiongkok yang sedang melanjutkan studi di Universitas Negeri Yogyakarta. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur. Analisis data menggunakan analisis tematik. Hasil menunjukkan bahwa perbedaan dan persamaan budaya Indonesia dan Tiongkok dapat memberikan kontribusi meliputi bahan ajar multikultural, pengelolaan pembelajaran kelas lintas budaya, dan strategi pengajaran lintas budaya dalam pembelajaran BIPA.

Keywords:

Indonesian culture, Chinese culture, BIPA learning, cross-cultural, Chinese learners, Budaya Indonesia, budaya Tiongkok, pembelajaran BIPA, lintas budaya, pemelajar Tiongkok

References

Adam, S. 2015. Perkembangan bahasa Indonesia pada era teknologi informasi dan komunikasi. Gramatika: Jurnal Ilmiah Kebahasaan Dan Kesastraan, 3(2), 152–158. https://doi.org/10.31813/gramatika/3.2.2015.30.152--158.

Agustarini, S., Kirana, N., Ulfah, A., Setiawan, M. B., Maurits, Y., Mahasurya, C., & Maulidita, U. 2022. Analisis anomali curah hujan periode musim hujan saat terjadi la-nina Di NTB. Buletin Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, 2(2), 11–17.

Akasumbawa, M. D. D., Adim, A., & Wibowo, M. G. 2021. Faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi di negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia (studi pada negara China, India, Indonesia, Pakistan dan Amerika Serikat). WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi, 2(1), 67–74. https://doi.org/10.37058/wlfr.v2i1.2611

Amanah, D., & Pelawi, S. P. 2015. Pengaruh promosi penjualan (sales promotion) dan belanja hedonis (hedonic shopping) terhadap impulsive buying produk Matahari Plaza Medan Fair. Jurnal Quanomic, 3(2), 10–18.

Budi, S. (2002). Wayang-wayang Katolik Surakarta; spesifikasi dan karakteristiknya.

Cinthya, A., & Bachrun, A. S. 2016. Kajian terhadap ruang tata panggung teater tradisional. Vitruvian: Jurnal Arsitektur, Bangunan, Dan Lingkungan, 5(2). https://doi.org/265295.

Clart, P. 2012. Chinese popular religion. The Wileyâ€Blackwell Companion to Chinese Religions, 219–235.

https://doi.org/10.1002/9781444361995.ch10

https://doi.org/10.1002/9781444361995

Cleveresty, T. B., & Afrina, U. 2020. Representasi nilai budaya Tiongkok dalam sapaan bahasa Mandarin ä½ åƒé¥­äº†å—?/nÇ chÄ« fà n le ma? Metahumaniora, 10(2), 230–238. https://doi.org/10.24198/metahumaniora.v10i2.29145

Dalimunte, A. A. 2016. Implementasi kebijakan bahasa dan implikasinya dalam penguatan identitas, integritas, dan pluralitas bangsa. Jurnal Humaniora Teknologi, 2(1). https://doi.org/10.34128/jht.v2i1.3

Dilly, A., Raffane, Y. S., & Namotemo, H. 2023. Persepsi dan dampak eksistensi Indomaret terhadap warung tradisional di Kabupaten Halmahera Barat. Entrepreneur: Jurnal Bisnis Manajemen Dan Kewirausahaan, 4(1), 154–166. https://doi.org/10.31949/entrepreneur.v4i1.3581

Dukut, E. M. P. generasi muda dalam merevitalisasi sopan santun J. melalui e-book. (2020). Peranan generasi muda dalam merevitalisasi sopan santun Jawa melalui e-book. In Kebudayaan, Ideologi, Revitalisasi dan Digitalisasi Seni Pertunjukan Jawa dalam Gawai (p. 220). Unika Soegijapranata.

Fahmi, M. A., & Arsuliwininggrat, L. A. 2023. Pemodelan stokastik curah hujan harian Stasiun Hujan di Kabupaten Lombok Tengah. Konferensi Nasional Teknik Sipil (KoNTekS). https://doi.org/10.62603/konteks.v1i6.120

Ghufar, A. M. 2022. Leksikon jajanan pasar Jawa Barat: Kajian etnosemantik. KABASTRA: Kajian Bahasa Dan Sastra, 1(2). https://doi.org/10.31002/kabastra.v2i1.42

Goossaert, V. 2005. The concept of religion in China and the West. Diogenes, 52(1), 13–20. https://doi.org/10.1177/0392192105050596

Goziyah, G. 2022. Lintas budaya dalam pembelajaran BIPA mahasiswa Yaman di masa pandemi Covid-19. Eureka: Journal of Educational Research, 1(1), 1–6. https://doi.org/10.56773/ejer.v1i1.2

Gresita, D. A. 2024. Peran bahasa Indonesia dalam penyebaran agama Islam. Religion: Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya, 3(3), 506–511. https://doi.org/10.55606/religion.v3i3.1032.

Gusnawaty, & Nurwati, A. 2019. A learning model of bahasa Indonesia as a foreign language based on local intercultural politeness. Cakrawala Pendidikan, 38(1), 141–155. https://doi.org/10.21831/cp.v38i1.23164

Halimah, N., & Mahmudah, Y. L. 2023. Mazhab fiqih di Indonesia: Perbedaan pendapat konstruksi hukum Islam. Islamic Education, 1(1), 94–109.

Hofstede, G. 1984. Culture’s consequences: International differences in work-related values. Sage.

Iden, S. 2020. Analisis perbandingan kata sapaan sosial dalam bahasa Mandarin-Indonesia. Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture, 8(1), 9–24. https://doi.org/10.9744/century.8.1.9-24

Indratayana, N., & Sedeng, D. I. 2016. Penilaian keterampilan berbicara dalam pembelajaran bahasa Indonesia sebagai bahasa asing. Jurnal: Linguistika, 23.

Krashen, S. D. 1982. Principles and practice in second language acquisition. Pergamon Press.

Kurniawan, H. 2017. Potehi in new orders restraint: The lost of inheritor generation of Chinese wayang culture. International Journal of Humanity Studies (IJHS), 1(1), 47–55. https://doi.org/10.24071/ijhs.v1i1.671

Kusmiatun, A. 2018. Tantangan dan strategi pemelajaran BIPA bermuatan nilai karakter profetik. Pertemuan Ilmiah Bahasa Dan Satra (PIBSI) XL 2018, 781–788.

Lai, H. H. 2003. The religious revival in China. The Copenhagen Journal of Asian Studies, 18, 40–64. https://doi.org/10.22439/cjas.v18i0.19

Leung, K. 2008. Chinese culture, modernization, and international business. International Business Review, 17(2), 184–187.

https://doi.org/10.1016/j.ibusrev.2008.02.009

Li, L., Wang, J., Song, Z., Dong, Z., & Wu, B. 2015. Analysing the impact of weather on bus ridership using smart card data. IET: Itelligent Transport Systems, 9(2), 221–229. https://doi.org/10.1049/iet-its.2014.0062

Melia, S., Novia, D., & Juliyarsi, I. 2015. Antioxidant and antimicrobial activities of gambir (uncaria gambir roxb) extracts and their application in rendang. Pakistan Journal of Nutrition, 14(12), 938. https://doi.org/10.3923/pjn.2015.938.941

Mustika, C. 2011. Pengaruh PDB dan jumlah penduduk terhadap kemiskinan di Indonesia periode 1990-2008. Jurnal Paradigma Ekonomika, 1(4). https://doi.org/https://doi.org/10.22437/paradigma.v0iOktober.57.

Muti’ah, A. 2017. Pengembangan sikap bahasa melalui pendidikan formal: Respon terhadap peminatan bahasa Indonesia sebagai bahasa asing. Seminar Nasional Bahasa Dan Sastra Indonesia Dalam Konteks Global, 477–492.

Ningrum, R. K., Waluyo, H. J., & Winarni, R. 2017. BIPA (bahasa Indonesia penutur asing) sebagai upaya internasionalisasi universitas di Indonesia. The 1st Education and Language International Conference Proceedings Center for International Language Development of Unissula.

Nugraha, S. T. 2000. Kesalahan-kesalahan berbahasa Indonesia pembelajar bahasa Indonesia sebagai bahasa asing: Sebuah penelitian pendahuluan. Jurnal Penelitian.

Nugraheni, M. W. 2017. Media sosial berbasis pembelajaran bahasa asing “hello talk†sebagai alternatif media belajar bahasa Indonesia bagi peserta BIPA. BAHASA INDONESIA, 66.

Nurdin, B. V., & Kartini, Y. 2017. “Belum makan kalau belum makan nasiâ€: Perspektif sosial budaya dalam pembangunan ketahanan pangan. SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial Dan Budaya, 19(1), 15–21. https://doi.org/10.23960/sosiologi.v19i1.26

Nurhasanah, A. F., Sudarti, S., & Yushardi, Y. 2023. Kajian perubahan iklim terhadap efisiensi panel surya sebagai sumber energi alternatif di Indonesia. OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika, 7(2), 366–375. https://doi.org/10.37478/optika.v7i2.3284

Nurmufida, M., Wangrimen, G. H., Reinalta, R., & Leonardi, K. 2017. Rendang: The treasure of Minangkabau. Journal of Ethnic Foods, 4(4), 232–235. https://doi.org/10.1016/j.jef.2017.10.005

Pangesti, F., & Wiranto, A. B. 2018. Pengembangan bahan ajar BIPA berbasis lintas budaya melalui pendekatan kontekstual komunikatif. Jurnal Pendidikan Bahasa, 7(2), 342–353. https://doi.org/10.31571/bahasa.v7i2.1015

Purwono, P. Y., & Aster, P. V. 2021. Pembelajaran BIPA dengan aplikasi awan asa berbasis pengenalan lintas budaya. Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 17(1), 97–107. https://doi.org/10.25134/fon.v17i1.4199

Puspita, Y., Kuswarno, E., Dewi, E. A. S., & Aristi, N. 2023. Gastrodiplomacy: Branding dfforts “city of randang payakumbuh†in improving the economy in the rendang industry and culinary tourism sector (case study on Dapur Rendang Mutiara, the pioneer of exportin West Sumatra Indonesia). Migration Letters, 20(8), 725–740. https://doi.org/https://doi.org/10.59670/ml.v20i8.5539.

Rahman, F. 2020. Tracing the origins of rendang and its development. Journal of Ethnic Foods, 7(1), 1–11. https://doi.org/10.1186/s42779-020-00065-1

Sahasti, J. P. 2023. Culture notes in ‘Bahasaku 1: Ayo bicara bahasa Indonesia.’ Diksi, 31(1).

https://doi.org/10.21831/diksi.v31i1.46640

Sailar, I. 2023. Bahasa Indonesia disetujui menjadi bahasa resmi sidang umum UNESCO. https://badanbahasa.kemdikbud.go.id/berita-detail/4081/bahasa-indonesia-disetujui-menjadi-bahasa-resmi-sidang-umum-unesco.

Selvia, S. 2021. Ragam budaya penggunaan piranti sumpit masyarakat Bandung. Paradigma: Jurnal Kajian Budaya, 11(3), 6. https://doi.org/10.17510/paradigma.v11i3.531

Setyabudi, M. N. P. 2021. Esoterisme, toleransi dan dinamika keagamaan. Jurnal Filsafat Indonesia, 4(1), 1–13. https://doi.org/10.23887/jfi.v4i1.24897

Siregar, A. P. 2018. Perilaku ekonomi etnis Cina di Indonesia sejak tahun 1930-an. Jurnal Education and Development, 6(3). https://doi.org/10.37081/ed.v6i3.743.

Siska, Y. 2018. Implementasi nilai pendidikan karakter di Sekolah Dasar Negeri 4 Kotakarang Bandarlampung. Prosiding Seminar Dan Diskusi Pendidikan Dasar. https://doi.org/10.17977/jptpp.v4i2.12011

Sugianto, S., & Kurniawan, M. A. 2020. Tingkat ketertarikan masyarakat terhadap transportasi online, angkutan pribadi dan angkutan umum berdasarkan persepsi. Jurnal Teknologi Transportasi Dan Logistik, 1(2), 51–58. https://doi.org/10.52920/jttl.v1i2.11.

Sukmayadi, V. 2018. Pembelajaran lintas budaya melalui pendekatan sosial kemasyarakatan (studi kasus pada Kelas mahasiswa internasional pembelajar BIPA). Proceedings of Konvensi Nasional Ilmu Pengetahuan Sosial.

Sulistiati, D. F., & Moeljono, M. 2023. Survival strategy and efforts to increase sales in small and medium enterprises in the culinary sector. Journal of Business Management and Economic Development, 1(2), 88–89. https://doi.org/10.59653/jbmed.v1i02.44

Susanto, G. 2007. Pengembangan bahan ajar BIPA berdasarkan kesalahan bahasa Indonesia pembelajar asing. Jurnal Bahasa Dan Seni Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang, 35(2), 231–240.

Sutrisna, I. K., & Dewi, M. K. 2016. Pengaruh tingkat produksi, harga dan konsumsi terhadap impor bawang merah di Indonesia. E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Universitas Udayana, 5(1).

Suyitno, I. 2017. Aspek budaya dalam pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing (BIPA). Bahasa Indonesia Dalam Konteks Global, 55–70.

Tahir, M. 2018. Menjadi muslim di negara multikultural: Dinamika, tantangan dan strategi dalam perspektif fikih multikultural. Al-’Adalah, 14(2), 263–290. https://doi.org/10.24042/adalah.v14i2.2138

Tanwin, S. 2020. Pembelajaran BIPA (bahasa Indonesia penutur asing) dalam upaya internasionalisasi universitas di Indonesia pada era globalisasi. Jurnal Bahasa Indonesia Prima (JBIP), 2(2), 156–163. https://doi.org/10.34012/bip.v2i2.1215

Tisdell, C. 2013. Economic self-reliance and China’s development: Changing perspectives. International Journal of Development Issues, 12(3), 239–252. https://doi.org/10.1108/IJDI-03-2013-0029

Wahid, R. A. 2017. Aliran minoritas dalam Islam di Indonesia. Journal of Contemporary Islam and Muslim Societies, 1(2), 141–163. https://doi.org/10.30821/jcims.v1i2.1071

Werdiningsih, E. 2018. Menumbuhkan rasa bangga generasi muda terhadap bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan internasional. Likhitaprajna, 18(2), 20–25.

Widianto, E., & Zulaeha, I. 2016. Pilihan bahasa dalam interaksi pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 5(2), 124–135.

https://doi.org/https://doi.org/10.15294/seloka.v5i2.13074.

Yananto, A., & Sibarani, R. M. 2016. Analisis kejadian el nino dan pengaruhnya terhadap intensitas curah hujan di wilayah Jabodetabek (studi kasus: periode puncak musim hujan tahun 2015/2016). Jurnal Sains & Teknologi Modifikasi Cuaca, 17(2), 65–73. https://doi.org/10.29122/jstmc.v17i2.541

Yang, J., Hu, D., Chen, Z., Xu, Y., Zou, Z., & Zhu, Y. 2023. Analysis of spatial and temporal distribution patterns of traditional opera culture along the Beijing–Hangzhou Grand Canal. ISPRS International Journal of Geo-Information, 12(12). https://doi.org/10.3390/ijgi12120477

Yayusman, M. S., Yaumidin, U. K., & Mulyasari, P. N. 2023. On considering Australia: Exploring Indonesian restaurants in promoting ethnic foods as an instrument of Indonesian gastrodiplomacy. Journal of Ethnic Foods, 10(1). https://doi.org/10.1186/s42779-023-00207-1

Yuan, Y., Gao, H., Li, W., Liu, Y., Chen, L., Zhou, B., & Ding, Y. 2017. The 2016 summer floods in China and associated physical mechanisms: A comparison with 1998. Journal of Meteorological Research, 31(2), 261–277.

https://doi.org/10.1007/s13351-017-6192-5

Zhang, C., & Lu, Y. 2020. The measure of Chinese religions: Denomination-based or deity-based? Chinese Journal of Sociology, 6(3), 410–426. https://doi.org/10.1177/2057150X20925312

Zhang, C., Lu, Y., & Sheng, H. 2021. Exploring Chinese folk religion: Popularity, diffuseness, and diversities. Chinese Journal of Sociology, 7(4), 575–592. https://doi.org/10.1177/2057150X211042687

Author Biography

Ari Kusmiatun, Universitas Negeri Yogyakarta

Downloads

Download data is not yet available.

Metrics

Metrics Loading ...

How to Cite

Kusmiatun, A. (2024). KONTRIBUSI PEMAHAMAN LINTAS BUDAYA INDONESIA–TIONGKOK DALAM PEMBELAJARAN BIPA BAGI PEMELAJAR TIONGKOK. Widyaparwa, 52(1), 59–77. https://doi.org/10.26499/wdprw.v52i1.1369

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.