POLITENESS STRATEGIES EMPLOYED BY THE ALPHA GENERATION IN TPQ MUJAHIDIN MOJOKERTO
DOI:
10.26499/wdprw.v52i2.1186Downloads
Abstract
Penelitian ini mengeksplorasi pola komunikasi sosial Generasi Alpha, kelompok generasi yang tumbuh dalam lingkungan digital dan dipengaruhi oleh orang-orang di sekitar mereka. Penelitian ini mengkaji bentuk-bentuk komunikasi sosial yang ditunjukkan oleh generasi ini serta faktor-faktor yang memengaruhinya, dengan menggunakan kerangka teori Brown & Levinson (1987) dan Culpeper (2011). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan komunikasi sosial Generasi Alpha melalui penerapan strategi modifikasi perilaku, termasuk sistem reward and punishment serta teknik ekonomi token. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, temuan penelitian ini mengungkap berbagai bentuk komunikasi sosial yang dikategorikan ke dalam kesantunan (politeness) dan ketidaksantunan (impoliteness). Faktor-faktor yang memengaruhi meliputi pola asuh orang tua, interaksi dengan teman sebaya, paparan media sosial, persepsi diri, dan pengaruh eksternal. Penerapan teknik modifikasi perilaku menunjukkan perubahan yang signifikan, mendorong pengembangan perilaku positif dan mengurangi perilaku negatif.
Â
Keywords:
alpha generation, social communication, behavior modification, politeness and impoliteness, parental upbringing, generasi alpha, komunikasi sosial, modifikasi perilaku, kesantunan dan ketidaksantunan, pola asuh orang tuaReferences
Brown, P., & Levinson, S. C. (1987). Politeness: Some Universals in Language Usage. Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9780511813085
Culpeper, J. (2011). Introducing impoliteness. Impoliteness. https://doi.org/10.1017/CBO9780511975752.002
Fadlurrohim, I., Husein, A., Yulia, L., Wibowo, H., & Raharjo, S. T. (2019). Memahami perkembangan anak generasi alfa di era industri 4.0. Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial, 2(2), 178–186. https://doi.org/10.24198/focus.v2i2.26235
Lestari, P. (2012). Fenomena kenakalan remaja di Indonesia. HUMANIKA: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 12(1), 16–38. https://doi.org/10.21831/hum.v12i1.3649
Martin, G., & Pear, J. J. (2015). Behavior Modification: What It is and How to Do It (10th ed.). Psychology Press. https://doi.org/10.4324/9781315663340
Martinloi, M., Tangkudung, J. P. ., & Harilama, S. H. (2021). Pola komunikasi sosial di masyarakat pada masa pandemi covid-19 di kelurahan Teling Atas, kecamatan Wanea. ACTA DIURNA KOMUNIKASI, 3(1), 1–8. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/actadiurnakomunikasi/article/view/31994
Munawaroh, E., & Kurniawan, K. (2018). Analisis karakteristik generasi alpha dan implikasinya terhadap layanan bimbingan karir di era disrupsi. Prosiding Seminar Nasional. Retrieved in June 2021, from http://prosiding.upgris.ac.id/index.php/bk2018/bkk20188/paper/view/2588
Nurhartanto, S. (2019). Gubernur Khofifah: Tindak Tegas Aksi Geng Remaja di Jawa Timur.
Ramadlani, A. K., & Wibisono, M. (2017). Visual literacy and character education for alpha generation. ISOLEC Proceedings: International Seminar on Language, Education, and Culture, October 1–7.
Resmiwaty. (2010). Degradasi kultural dalam kehidupan remaja. Academica: Makalah Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 325–332.
Santosa, S., Djuanda, G., Sugiarto, A., Lubis, I., & Tambaruka, R. E. (2006). Dinamika Kelompok. Bumi Aksara.
satujurnal.com. (2014). BK Anak dan Remaja Kota Mojokerto: Kasus Kenakalan Remaja, 90 Persen Akibat Salah Selancar di Dunia Maya. https://www.satujurnal.com/2014/05/bk-anak-dan-remaja-kota-mojokerto-kasus.html
Sugiyono. (2013). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D (19th ed.). Penerbit Alfabeta Bandung.
Sukmadinata, N. S. (2011). Metode Penelitian Pendidikan. Remaja Rosdakarya.
Zahar, A. K. (2012). Strategi kesopanan dalam tindak tutur tak langsung pada film Harry Potter and the Deathly Hallows. Students E-Journals, 1(1), 1–14. https://jurnal.unpad.ac.id/ejournal/article/view/1563


