MALE GAZE DALAM SASTRA FEMINIS: STUDI ATAS KARYA ABIDAH EL KHALIEQY DAN RATIH KUMALA
DOI:
10.26499/wdprw.v51i2.1244Downloads
Abstract
Since the fall of Suharto in May 1998, women's involvement in literature has increased rapidly, causing a rush of feminist themes and content in literary works in this period. However, the literary works of women writers, even female feminists, are still unable to escape the tendency to objectify women. This study will show how women are positioned as objects of the voyeuristic scopophilia and fetishistic scopophilia of men in the Abidah El Khalieqy’s Perempuan Berkalung Sorban and Geni Jora and Ratih Kumala’s Tabula Rasa and Gadis Kretek. This study is descriptive qualitative. Data collection techniques were carried out using the literature study method, namely by reading carefully and thoroughly the four material object novels. Collected data will be analyzed using Male Gaze Theory by Laura Mulvey. The results of this study show that in the four novels, women consistently manifest as objects of the voyeuristic scopophilia and fetishistic scopophilia of men. This finding can be seen in the voyeuristic relationship between Samsudin-Annisa in Perempuan Berkalung Sorban, Zakky-Lola in Geni Jora, Idroes-Roemaisa in Gadis Kretek; as well as in the Galih-Krasnaya fetishistic relationship in Tabula Rasa. As voyeuristic objects, women bodies are degraded as appropriate territory to be conquered by men; while as a fetishistic object, women are constructed as a "perfect product" that functions to satisfy men's visual desires.
Â
Sejak kejatuhan Soeharto pada Mei 1998, keterlibatan perempuan di ranah sastra meningkat dengan pesat sehingga menyebabkan derasnya tema dan muatan feminisme dalam karya sastra pada pe-riode ini. Akan tetapi karya sastra dari penulis perempuan, bahkan dari feminis perempuan sekalipun, masih belum mampu keluar dari kecenderungan untuk mengobjektifikasi perempuan. Penelitian ini akan menunjukkan bagaimana perempuan didudukkan sebagai objek voyeuristic scopophilia dan fetishistic scopophilia laki-laki di dalam novel Perempuan Berkalung Sorban dan Geni Jora karya Abidah El Khalieqy serta Tabula Rasa dan Gadis Kretek karya Ratih Kumala. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode studi pustaka, yaitu dengan pembacaan yang cermat dan menyeluruh terhadap empat novel objek material. Data yang sudah terkumpul kemudian akan dianalisis menggunakan Teori Male Gaze Laura Mulvey. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam keempat novel objek material, pe-rempuan secara konsisten diposisikan sebagai objek voyeuristic scopophilia dan fetishistic scopophilia laki-laki. Temuan ini dapat dilihat dalam relasi voyeuristic Samsudin-Annisa di Perempuan Berkalung Sorban, Zakky-Lola di Geni Jora, Idroes-Roemaisa di Gadis Kretek; serta dalam relasi fetishistic Galih-Krasnaya di Tabula Rasa. Sebagai objek voyeuristic, tubuh perempuan didegradasi menjadi sebuah teritori yang pantas ditaklukkan laki-laki; sementara sebagai objek fetishistic, perempuan dikonstruksi sebagai sebuah “produk sempurna†yang berfungsi memuaskan hasrat visual laki-laki.
Keywords:
women, objectification, male gaze, feminist, perempuan, objektifikasi, feminisReferences
Agustin, Eva, dan Wening Udasmoro. 2018. “Women and Pleasure in Guillaume Apollinaire’s Calligram Collection Poèmes à Lou.†Jurnal Kata 20 (2): 60–67.
Amin, Rofiqul. 2016. “Pemikiran Femi-nisme Tokoh Utama dalam Novel Per-empuan Berkalung Sorban Karya Abidah El Khaliqi.†Jurnal EDU-KATA 3 (2): 127–38.
Arimbi, Diah Ariani. 2009. Reading Contem-porary Indonesian Muslim Women Writ-ers: Representation, Identity and Religion of Muslim Women in Indonesian Fiction. Amsterdam: Amsterdam University Press.
Aveling, Harry. 2007. “Indonesian Litera-ture After Reformasi: The Tongues of Woman.†Kritika Kultura, no. 8: 5–34.
Bloom, James D. 2017. Reading the Male Gaze in Literature and Culture Studies. Swit-zerland: Palgrave Macmillan.
Bodden, Michael H. 2016. “Cosmopolitan-ism, Nation, and the Urban–Rural Split in the Novels of Ayu Utami.†Bijdragen tot de taal-, land- en volkenkunde / Journal of the Humanities and Social Sciences of Southeast Asia 172 (4): 421–48. https://doi.org/10.1163/22134379-17204004.
Coorlawala, Uttara Asha. 1996. “Darshan and Abhinaya: An Alternative to the Male Gaze.†Dance Research Journal 28 (1): 19–27. https://doi.org/10.2307/1478103.
Djenar, Dwi Noverini. 2015. “Style and Au-thorial Identity in Indonesian Teen Literature: A ‘Sociostylistic’ Ap-proach.†Dalam Language and Identity Across Modes of Communication, disunting oleh Dwi Noverini Djenar, 225–48. Berlin: De Gruyter Mouton.
Hellwig, Tineke. 2011. “Abidah El Kha-lieqy’s novels: Challenging patriarchal Islam.†Bijdragen tot de taal-, land- en volkenkunde / Journal of the Humanities and Social Sciences of Southeast Asia 167 (1): 16–30. https://doi.org/10.1163/22134379-90003600.
Indriyani. 2006. “Analisis Novel Tabula Ra-sa karya Ratih Kumala Berdasarkan Pendekatan Struktural dan Femi-nisme.†Skripsi. Universitas Sebelas Maret.
Jones, Ann Rosalind. 1981. “Writing the Body: Toward an Understanding of ‘L’Ecriture Feminine.’†Feminist Studies 7 (2): 247–63.
Kaplan, E. Ann. 1983. Woman and Film: Both Sides of the Camera. London: Methuen.
Kasido. 2013. “Novel Gadis Kretek Karya Ratih Kumala (Tinjauan Feminisme dan Nilai Pendidikan).†Tesis. Univer-sitas Sebelas Maret Surakarta.
Khalieqy, Abidah El. 2008. Perempuan Berka-lung Sorban. Revition. Yogyakarta: Arti Bumi Intaran.
———. 2019. Geni Jora. New. Yogyakarta: Araska Publisher.
Kumala, Ratih. 2016. Tabula Rasa. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
———. 2019. Gadis Kretek. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Kusumawati, Aning Ayu. 2013. “Femi-nisme Islam dalam Novel Abidah El Khalieqy.†Jurnal Thaqafiyyat 14 (2): 115–37.
Lister, Victoria P. M. dan Theresa A. Gan-non. 2023. “A Descriptive Model of Voyeuristic Behavior.†Sexual Abuse: 1-29. https://10.1177/10790632231168072.
Maftuhah. 2019. “Perjuangan Kesetaraan Gender Tokoh Wanita Dan Nilai Pen-didikan Dalam Novel Gadis Kretek Karya Ratih Kumala.†Annaba: Jurnal Pendidikan Islam 5 (1): 55–62.
Mulvey, Laura. 1989. Visual and Other Pleasures. New York: Palgrave Publisher.
———. 1996. Fetishism and Curiosity. Indi-ana: Indiana University Press.
Notenboom, E. M. 2013. “Écriture Fémi-nine: A Reading of Toni Morrison’s Be-loved.†Skripsi. Universitas Utrecht.
Nugraha, Dipa, dan Suyitno Suyitno. 2019. “Representation of Islamic Feminism In Abidah El Khalieqy’s Novels.†Litera 18 (3): 465–84. https://doi.org/10.21831/ltr.v18i3.27012.
Nugroho, Bayu Aji. 2019. “Perlawanan Perempuan terhadap Dominasi Patri-arki dalam Novel Geni Jora Karya Abidah El Khalieqy Kajian Feminisme Psikoanalisis Karen Horney.†Jurnal Sastra Indonesia 8 (2): 148–56.
Nurna. 2015. “Ketidakadilan Gender dalam Novel Geni Jora Karya Abidah El Kha-lieqy.†Jurnal Humanika 3 (15).
Octianasari, Kartika. 2016. “Sosok Per-empuan dalam Novel Tabula Rasa dan Gadis Kretek Karya Ratih Kumala (Tinjauan Kritik Sastra Feminis).†Tesis. Universitas Negeri Yogyakarta.
Paramita, Ajeng Ayu. 2010. “Citra Wanita Dalam Novel Tabula Rasa Karya Ratih Kumala: Tinjauan Sastra Feminis.†Skripsi. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Popa, Tudor dan Cristian Delcea. 2019. “Voyeurisme and Scopophilia.†Inter-national Journal of Advanced Studies in Sexology 1 (1): 53-55.
Sangadji, Etta Mamang, dan Sopiah. 2010. Metodologi Penelitian: Pendekatan Praktis dalam Penelitian. Yogyakarta: Andi.
Sari, Ida Purnama, dan Wening Udasmoro. 2020. “Visual Pleasure in Kawabata Yasunari’s Novella House of the Sleeping Beauties.†Lingua Cultura 14 (2): 187–93.
Sari, Niken Taurista Permata. 2016. “Femi-nisme dalam Novel Perempuan Berka-lung Sorban Karya Abidah El Kha-lieqy.†Skripsi. Universitas Maritim Ra-ja Ali Haji Tanjungpinang.
Sears, Laurie J. 2007. “Reading Ayu Utami: Notes toward a Study of Trauma and the Archive in Indonesia.†Indonesia, no. 83 (April): 17–39.
Sharif, Dana Shamsaddin Muhammed dan Abdelrahman Jalal Othman. 2023. “A Psychoanalytical Analisys of Sco-pophilia ini Seamus Heaney’s Selected Poems.†International Journal of Social Science & Educational Studies 10 (1): 62-81. https://doi.org/10.23918/ijsses.v10i1p62.
Sofiatin, Dadang Sunendar, Sumiyadi, dan Andoyo Sastromiharjo. 2020. “Sudut Pandang Feminisme Pengarang Per-empuan dan Pengarang Laki-laki ter-hadap Tokoh Perempuan dalam Novel Angkatan 2000.†Diglosia: Jurnal Pen-didikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan In-donesia 4 (2): 415–32.
Sudarmaji, Sugeng. 2006. “Perlawanan Tokoh Kejora Terhadap Kultur Patri-arki dalam Novel Geni Jora Karya Abidah El Kholieqy.†Skripsi. Universi-tas Airlangga.
Suryaman, Maman, Wiyatmi, Nurhadi BW, dan Else Liliani. 2012. Sejarah Sastra In-donesia Berperspektif Gender. Yogyakarta: Leutika Prio.
Suryani, Esti. 2009. “Novel Tabula Rasa Karya Ratih Kumala (Tinjauan Femi-nisme Sastra dan Nilai Pendidikan).†Tesis. Universitas Sebelas Maret Sura-karta.
Suyanto, dan Mujid FA. 2017. “Representa-si Relasi Jender dalam Pemakaian Diksi pada Novel ‘Perempuan Berka-lung Sorban’ Karya Abidah El Kha-lieqi.†Jurnal NUSA 12 (1): 55–65.
Tjen Marching, Soe. 2007. “The Representa-tion of the Female Body in two Con-temporary Indonesian Novels: Ayu Utami’s Saman and Fira Basuki’s Jen-dela-jendela.†Indonesia and the Malay World 35 (102): 231–45. https://doi.org/10.1080/13639810701440699.
Udasmoro, Wening. 2017. “Women and The Reproduction of Literary Narra-tives in The Construction Of Nation.†Litera 16 (2). https://doi.org/10.21831/ltr.v16i2.17411.
Wiyatmi. 2006. “Fenomena Seks dalam Novel Indonesia Mutakhir Karya Pengarang Perempuan: Kajian Kritik Sastra Feminis.†Jurnal Humaniora 18 (3): 213–25.
———. 2012. Kritik Karya Feminis: Teori dan Aplikasinya dalam Sastra Indonesia. Yog-yakarta: Ombak.
Yuningsih, Muhammad Fuad, dan Nurlaksana Eko Rusminto. 2015. “Fem-inisme dalam Novel Perempuan Berkalung Sorban Karya Abidah El Khalieqy dan Kelayakannya.†J-Simbol (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) 3 (1): 1–9.


