Vol. 52 No. 2 (2024)
Open Access
Peer Reviewed

REPRESENTASI KULINER NUSANTARA DALAM CERPEN KOMPAS TAHUN 2021

Authors

DOI:

10.26499/wdprw.v52i2.1708

Downloads

Received: 2024-04-01
Accepted: 2024-11-25
Published: 2024-12-31

Abstract

This article is based on seven short story titles published in Kompas in 2021 with the limitations of culinary narratives in the stories. The relationship between literature and culinary emphasizes the position of traditional culinary as a cultural trace passed down from generation to generation. Therefore, it is important to study the culinary narratives contained in Indonesian short stories. This article attempts to present a representation of Indonesian culinary delights in short stories published in Kompas in 2021. To answer this problem, Stuart Hall's (1997) representation theory and the reflection representation approach are used. A total of seven short stories studied in this article are entitled "Lelaki yang Menabur Rempah", "Rahasia Bubur Pedas", "Masakan Ibu dan Bumbu-Bumbu di Halaman Rumah", "Kematian Seorang Pelukis", “Lebaran Haji Neknangâ€, "Sihir Keluarga", “Tanah Warisan Leluhurâ€. A total of seven short stories show regional culinary diversity as a wealth of gastronomic knowledge and regional identity that is maintained and passed down from generation to generation. The regional culinary richness is indicated by the availability and diversity of Indonesian spices so that they can accommodate culinary expressions. Regional culinary diversity has a collective meaning in the social sphere. Gastrocritical studies place culinary positions in short stories published in Kompas in 2021 as part of a culture that is still being passed down and has complete complexity in interpreting food.

Tulisan ini berpijak pada tujuh judul cerpen yang terbit di Kompas tahun 2021 dengan batasan narasi kuliner dalam cerita sehingga dapat menyajikan representasi kuliner Nusantara dalam cerpen. Hubungan antara sastra dengan kuliner menegaskan kedudukan kuliner tradisional sebagai jejak kebudayaan yang diturunkan secara turun-temurun. Oleh karena itu, penting melakukan kajian terhadap narasi kuliner yang terdapat dalam cerpen Indonesia. Tulisan ini berusaha menyajikan representasi kuliner Nusantara dalam cerpen yang terbit di Kompas tahun 2021. Sejumlah tujuh cerpen dalam kajian ini, yaitu: (1) “Lelaki yang Menabur Rempah†karya Ramayda Akmal; (2) “Rahasia Bubur Pedas†karya T Agus Khaidir; (3) “Masakan Ibu dan Bumbu-Bumbu di Halaman Rumah†karya Rizqi Turama; (4) “Kematian Seorang Pelukis†karya Budi Darma; (5) “Lebaran Haji Neknang†karya Benny Arnas; (6) “Sihir Keluarga†karya Risda Nur Widia; dan (7) “Tanah Warisan Leluhur†karya Fanny J. Poyk. Sejumlah tujuh cerpen menunjukkan keragaman kuliner daerah sebagai kekayaan pengetahuan gastronomi dan identitas daerah yang dipertahankan dan diwariskan secara turun-temurun. Kekayaan kuliner daerah diindikasikan karena ketersediaan dan keragaman rempah Nusantara sehingga dapat menampung ekspresi kuliner. Keragaman kuliner daerah memiliki makna kolektif dalam lingkup sosial. Studi gastrokritik menempatkan kedudukan kuliner dalam cerpen yang terbit di Kompas tahun 2021 sebagai bagian dari budaya yang masih diturunkan dan memiliki kompleksitas yang utuh dalam memaknai sebuah makanan.

Keywords:

Cerpen, Kompas, Kuliner Nusantara, Representasi

References

Akmal, R. 2021. Lelaki yang Menabur Rempah. Kompas. https://ruangsastra.com/2723/lelaki-yang-menabur-rempah/

Ambarwati, A. 2019. Nusantara dalam Piringku. Gramedia Pustaka Utama.

Aminuddin, D. 2002. Pengantar Apresiasi Karya Sastra. In Bandung: Sinar Baru Algesindo (IV). Sinar Baru.

Arnas, B. 2021. Lebaran Haji Neknang. Kompas. https://ruangsastra.com/4493/lebaran-haji-neknang/

Artika, M. D. 2017. Novel Aruna dan Lidahnya karya Laksmi Pamuntjak: Perspektif gastrocriticism. State University of Surabaya.

Bahardur, I. 2020. Subaltern jugun ianfu dalam cerpen Kapotjes dan Batu yang Terapung karya Faisal Oddang: Tinjauan poskolonial Gayatri Spivak. KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 6(2), 188–204. https://doi.org/10.22219/kembara.v6i2.13545

Bahasa, T. P. K. P. 2008. Kamus bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Bahasa.

Barker, C. 2004. Cultural Studies, Theory, and Practices (terj.). Nurhadi, Kreasi Wacana, Yogyakarta.

Barker, C. 2005. Cultural studies: teori dan praktik. Yogyakarta: Bentang.

Bramantio, B. 2017. Sastra Dan Kuliner: Evolusi Gastronomi Ke Gastrosofi Dalam Tiga Cerpen Indonesia. JENTERA: Jurnal Kajian Sastra, 2(1), 42–55. https://doi.org/10.26499/jentera.v2i1.391

Budianta, M. 2006. Budaya, sejarah, dan pasar: New historicism dalam perkembangan kritik sastra.

Budiyanto, A., & Latifah, E. 2018. Ambiguitas aruna dan paradoks cita rasa lidahnya poskolonialitas novel kuliner Laksmi Pamuntjak. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 18(2). https://doi.org/10.17509/bs_jpbsp.v18i2.15510

Darma, B. 2021. Kematian Seorang Pelukis. Kompas. https://ruangsastra.com/4243/kematian-seorang-pelukis/

Darnys, R. 1991. Makanan: wujud, variasi, dan fungsinya serta cara penyajiannya daerah Nusa Tenggara Timur. Direktorat Jenderal Kebudayaan.

Endraswara, S. 2018. Metodologi penelitian pragmatik sastra. Yogyakarta: Textium.

Faizin, F. 2015. Sikap Hidup Masyarakat Madura dalam Kumpulan Cerpen Mata Blater Karya Mahwi Air Tawar. KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 1(2), 163–172. https://doi.org/10.22219/kembara.v1i2.2613

Fajar, Y. 2013. Sastra dan Kuliner. Kompas, 20.

Faruk, H. T. 2012. Metode penelitian sastra: sebuah penjelajahan awal. Pustaka Pelajar.

Hakim, L. 2015. Rempah dan Herba Kebun-Pekarangan Rumah Masyarakat: Keragaman Sumber Fitofarmaka dan Wisata Kesehatan-Kebugaran. Diandra Pustaka Indonesia. Yogyakarta.

Hall, S. 1997. The spectacle of ‘the other’. Representation: cultural representations and signifying practices. London: Sage.

Haryanti, N. D. 2021. Peran Makanan dalam Lima Cerpen Kompas: Perspektif Gastrokritik Sastra serta Implikasinya terhadap Pembelajaran Sastra di SMA. Jakarta: FITK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Hermawan, A., Sudaryanto, B., Pramono, J., & Ambarsari, I. 2014. Kawasan Rumah Pangan Lestari Pekarangan untuk Diversifikasi Pangan. BPTP Jawa Tengah/IAARD Press.

Jacob, T. 1989. Evolusi Makanan Manusia dari Paleonutrisi dan Paleoekonomi Menuju Gizi Futuristik. Pertemuan Ilmiah Arkeologi V, 5–31.

James, S. P., & Amri, M. 2007. Metode etnografi. Yogyakarta: Tiara Wacana.

John, H. 2010. Communication, Cultural and Media Studies. Yogyakarta: Jalasutra.

Juwita, A., Sayekti, W. D., & Indriani, Y. 2015. Sikap dan Pola Pembelian Bumbu Instan Kemasan Oleh Konsumen Rumah Tangga Di Bandar Lampung (Attitude and Pattern Purchase of Instant Seasoning Packaging By Household Consumer in Bandar Lampung). JIIA, 3(3), 329–335. http://dx.doi.org/10.23960/jiia.v3i3.1059

Ketaren, I. 2017. Gastronomi Upaboga Indonesia. Jakarta: Indonesian Gastronomy Association.

Khaidir, T. A. 2021. Rahasia Bubur Pedas. Kompas. https://ruangsastra.com/3160/rahasia-bubur-pedas/

Koentjaraningrat, P. 2009. Pengantar Ilmu Antropologi. Rineka Cipta.

Lestari, C. B., Zuriyati, Z., & Nuruddin, N. 2019. Budaya Sunda pada Novel Perempuan Bernama Arjuna Karya Remy Sylado: Suatu Kajian Antropologi Sastra. KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 5(2), 157–167. https://doi.org/10.22219/KEMBARA.Vol5.No2.157-167

Lestari, E. 2017. Representasi Wujud Budaya di Masyarakat Multikulturalisme dalam Novel Burung-burung Rantau Karya Yb Mangunwijaya. Kembara, 3(2), 264663. https://doi.org/10.22219/kembara.v3i2.5176

Marpaung, W. 2011. Mutiara Kota Kerang Tanjung Balai Asahan (Mengungkap Sejarah Asal Usul Nama, Kesultanan, Adat Istiadat, Tradisi, Makanan Daerah, Kesenian, Pendidikan Dan Sosial Budaya). Badan Perpustakaan, Arsip Dan Dokumentasi Provinsi Sumatera Utara.

Mustafar, F. W., & Badhrulhisham, A. 2021. Pesta Pongal dan Tahun Baru Cina, Perayaan Adat atau Perayaan Keagamaan? Satu Toleransi Agama di Malaysia: Pongal Festival and Chinese New Year, Customary Festivals or Religious Festivals? A Religious Tolerance in Malaysia. ‘Abqari Journal, 25(1), 80–96. https://doi.org/10.33102/abqari.vol24no2.415

Mustansyir, R. 2015. Kearifan Lokal Masyarakat Melayu Sambas dalam Tinjauan Filosofis. Yogyakarta: Fakultas Filsafat UGM.

Muyassaroh, M. 2021. Dimensi gender dalam novel-novel Indonesia Periode 1920-2000-an berdasarkan kajian kritik sastra feminis. KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 7(2), 366–387. https://doi.org/10.22219/kembara.v7i2.16558

Nino, J., Naisali, H., Taena, W., Sila, V. U. R., & Yustiningsih, M. 2021. KarakteristikSensoriJagung Bose Instan Dan KonvensionalSebagaiMakananKhasMasyarakat Timor Barat. Prosiding Seminar Nasional Agribisnis, 1(1).

Poyk, F. J. 2021. Tanah Warisan Leluhur. Kompas. https://ruangsastra.com/5950/tanah-warisan-leluhur/

Rahman, F. 2016. Jejak rasa nusantara: sejarah makanan Indonesia. PT Gramedia Pustaka Utama.

Rahman, F. 2018. Kuliner sebagai identitas keindonesiaan. Jurnal Sejarah, 2(1). http://dx.doi.org/10.26639/js.v%vi%i.118

Rampan, K. L. 2000. Angkatan 2000 dalam sastra Indonesia. Gramedia Widiasarana Indonesia.

Robertson, I. 1987. Sociology. Worth Publishers.

Rumaf, N., & Jumroh, S. F. Al. 2018. Representasi Kebebasan Tokoh Utama Dalam Novel Trilogi Soekram Karya Sapardi Djoko Damono (Tinjauan Eksistensialisme). KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 4(2), 192–199. https://doi.org/10.22219/KEMBARA.Vol4.No2.192-199

Rusdiarti, S. R. 2019. Dapur, Makanan, dan Resistensi Perempuan dalam Cerita Pendek Kutukan Dapur Karya Eka Kurniawan. Jurnal Ilmu Budaya, 7(2), 282–290. http://dx.doi.org/10.34050/jib.v7i2.7958

Setiawan, A. 2015. Sikap Hidup Wanita Jawa dalam Novel Bekisar Merah dan Novel Midah Si Manis Bergigi Emas. KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 1(1), 1–15. https://doi.org/10.22219/KEMBARA.Vol1.No1.1-15

Setiawan, R. 2016. Memaknai Kuliner Tradisional diNusantara: Sebuah Tinjauan Etis. Respons: Jurnal Etika Sosial, 21(01), 113–140. https://doi.org/10.25170/respons.v21i01.527

Soepono, S. S., Hartini, S., Lindyastuti, E., Guritno, S., Lestariyati, F., Sembiring, K., & Gurning, E. T. 2004. Ensiklopedi makanan tradisional Indonesia: Sumatera. Proyek Pelestarian dan Pengembangan Tradisi dan Kepercayaan.

Storey, J. 2007. Culture Studies dan Kajian Budaya Pop, Pengantar Komprehensif Teori dan Metode. Jakarta & Bandung: Jalasutra.

Sudirman, Hasbullah, Putra, D. K., Hermaliza, E., Zahrina, C., Fariani, Harvina, & Angga. 2016. Buletin Haba No. 79 Makanan Tradisional di Aceh dan Sumatra Utara. Balai Pelestarian Nilai Budaya Aceh.

Suliasih, N., & Nurminabari, I. S. 2017. Pengaruh Formula dan Perbandingan Bumbu Serbuk dengan Santan Serbuk Terhadap Karakteristik Bumbu Gulai Serbuk dengan Metode Foam-Mat Drying. Pasundan Food Technology Journal (PFTJ), 4(3), 167–175. https://doi.org/10.23969/pftj.v4i3.645

Sulton, A., & Nugroho, A. A. 2022. Representasi Makanan Nusantara dalam Kumpulan Puisi Sarinah Karya Esha Tegar Putra: Tinjauan Gastrokritik. Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra, 17(1), 25–36. https://doi.org/10.14710/nusa.17.1.25-36

Susetyo, B., & Ravico, R. 2021. Kota Lubuklinggau dalam Kurun Waktu 1825-1948. Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah, 10(1), 14–29. https://doi.org/10.36706/jc.v10i1.12902

Telfer, E. 2012. Food for thought: Philosophy and food. Routledge. https://doi.org/10.4324/9780203002308

Tobin, R. W. 1990. Tarte à la crème: Comedy and Gastronomy in Molière’s Theater. Ohio State University Press.

Turama, R. 2021. Masakan Ibu dan Bumbu-Bumu di Halaman Rumah. Kompas. https://ruangsastra.com/3324/masakan-ibu-dan-bumbu-bumbu-di-halaman-rumah/

Widia, R. N. 2021. Sihir Keluarga. Kompas. https://ruangsastra.com/4597/sihir-keluarga/

Widiyatmika, M., Suratha, I. G., & Frans, J. A. 1978. Adat istiadat dan upacara perkawinan suku Dawan, Sumba dan Lamaholot, Daerah Nusa Tenggara Timur. Biro Penelitian, Universitas Nusa Cendana.

Yusuf, A. P., & Syamsuddin. 2013. Jagung Makanan Pokok Untuk Mendukung Ketahanan Pangan di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Seminar Nasional Serealia, 543–549.

Author Biography

Isep Bayu Arisandi, Universitas Padjadjaran

Downloads

Download data is not yet available.

Metrics

Metrics Loading ...

How to Cite

Arisandi, I. B. (2024). REPRESENTASI KULINER NUSANTARA DALAM CERPEN KOMPAS TAHUN 2021. Widyaparwa, 52(2), 248–262. https://doi.org/10.26499/wdprw.v52i2.1708

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.