Abstract
This article discusses how the language translation is utilized in the city name riddles presented by Indonesian speakers. This research is descriptive qualitative. Data in the form of city name riddles were collected from three videos on Kampung Inggris LC and Kampung Inggris WE YouTube channels which were uploaded in September--October 2021 using simak and catat method. The data is then analyzed by comparing translations of words or phrases in the other languages involved. The results of the analysis show the use of one-word translation forms, nomina phrase translation, verb phrase translation, prepositional phrase translation, and clause translation from English to Indonesian or Javanese. The translation of these words has similarities with the names of cities in Indonesia. Some words represent lexical translations, but others only have similar meanings or are associated with the word in question. This multilingual game indirectly shows the identity of language users and represents certain geographical areas. This research implies the creativity of multilingual games by language users which can be used to support language learning.
Artikel ini membahas wujud pemanfaatan terjemahan bahasa dalam teka-teki nama kota yang dibawakan oleh penutur bahasa Indonesia. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Data berupa teka-teki nama kota dikumpulkan dari tiga video pada kanal YouTube Kampung Inggris LC dan Kampung Inggris WE yang diunggah pada bulan September--Oktober 2021 dengan metode simak dan catat. Data kemudian dianalisis dengan membandingkan terjemahan kata, frasa, maupun klausa dalam bahasa lain yang terlibat. Hasil analisis menunjukkan penggunaan wujud terjemahan satu kata, terjemahan frasa nomina, terjemahan frasa verba, terjemahan frasa preposisi, dan terjemahan klausa dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia atau bahasa Jawa. Terjemahan kata-kata tersebut mempunyai kesamaan atau kemiripan dengan nama-nama kota di Indonesia. Sebagain kata merupakan terjemahan leksikal, namun sebagian lainnya hanya memiliki kemiripan makna atau berasosiasi dengan kata yang dimaksud. Permainan multibahasa ini secara tidak langsung menunjukkan jatidiri pengguna bahasa dan mewakili wilayah-wilayah geografis tertentu. Penelitian ini mengimplikasikan kreativitas permainan multibahasa oleh para pengguna bahasa yang dapat dimanfaatkan dalam mendukung pembelajaran bahasa.
Keywords:
multilanguage, language game, riddle, multibahasa, permainan bahasa, teka-tekiReferences
Abdulabbas, I. A. 2021. A pragmatic study of humor in english jokes and riddles. PalArch’s Journal of Archaeol-ogy of Egypt / Egyptology, 18(1), 5221–5230.
Ahn, S. Y. 2016. Exploring language aware-ness through students’ engagement in language play. Language Aware-ness, 25(1–2), 40–54. https://doi.org/10.1080/09658416.2015.1122020
Akbariski, H. S. 2020. Permainan bunyi da-lam penciptaan humor komik @tahilalats di instagram. Sirok Bastra, 8(1), 1–19. https://doi.org/10.37671/sb.v8i1.193
Davies, C. 2005. Searching for jokes: Lan-guage, translation, and the cross-cultural comparison of humour. In The Anatomy of Laughter (1st Edition, p. 16). Routledge. https://www.taylorfrancis.com/chapters/edit/10.4324/9781351197670-8/searching-jokes-language-translation-cross-cultural-comparison-humour-christie-davies
Dwisastri, P. F. 2017. Penggunaan Plesetan Abreviasi Nama-Nama Daerah Di Me-dia Sosial (suatu Kajian Morfosematik) [Thesis (Diploma), Universitas Pen-didikan Indonesia]. http://repository.upi.edu/24400/
Dynel, M. 2013. Review of jokes and the linguistic mind and meaning and humour. Journal of Pragmatics, 47(1), 131–133. https://doi.org/10.1016/j.pragma.2012.12.004
Gani, R. N., Umar, F. A. R., & Salam, S. 2022. Permainan bahasa komika ara-fah dalam video stand up comedy academy 2. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Budaya, 8(2), 463–470. https://doi.org/10.32884/ideas.v8i2.789
Kinanti, K. P., & Riskawati, Y. 2021. Jenis dan fungsi permainan bahasa (baha-sa plesetan) kaus yajugaya: Sebuah tinjauan sosiolinguistik. Hasta Wiyata, 4(2), 131–147. https://doi.org/10.21776/ub.hastawiyata.2021.004.02.03
Kridalaksana, H. 2008. Kamus Linguistik (4th ed.). Gramedia Pustaka Utama.
Kusmanto, H. 2019. Tindak tutur iloku-sioner ekspresif plesetan nama kota di jawa tengah: Kajian pragmatik. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(2), 127–132. https://doi.org/10.26737/jp-bsi.v4i2.1036
Luk, J. 2013. Bilingual language play and local creativity in Hong Kong. Inter-national Journal of Multilingualism, 10(3), 236–250. https://doi.org/10.1080/14790718.2013.808200
Mahsun. 2012. Metode Penelitian Bahasa: Tahapan Strategi, Metode, dan Tekniknya. Rajagrafindo Persada.
Mayasari, I., & Setiawati, S. 2019. Plesetan nama-nama tempat: Sebuah per-mainan bahasa. DEIKSIS, 11(03), 244. https://doi.org/10.30998/deiksis.v11i03.3869
Neff, P., & Dewaele, J. M. 2022. Humor strategies in the foreign language class. Innovation in Language Learning and Teaching, 1–13. https://doi.org/10.1080/17501229.2022.2088761
Rifa’i, S. N. 2014. Kajian penyimpangan prinsip kerja sama dalam wacana humor on line. Prasasti. Seminar Na-sional Prasasti (Pragmatik: Sastra dan Linguistik), Surakarta. https://doi.org/10.20961/pras.v0i0.508
Saputri, M. D. 2021. Permainan bahasa dalam wacana humor twit @handokotjung [Undergraduate Thesis, Universitas Gadjah Mada]. http://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/200872
Sugianto, A. 2022. Javenglish: Permainan bahasa di era masyarakat multilin-gual. Ranah: Jurnal Kajian Bahasa, 11(1), 103. https://doi.org/10.26499/rnh.v11i1.2146
Sukardi, M. I., Sumarlam, S., & Marmanto, S. 2018. Penyimpangan makna dengan homonimi dalam wacana meme (kajian semantik). LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa Dan Sastra, 13(1), 23. https://doi.org/10.18860/ling.v13i1.4513
Wibisono, S., & Wirawati, D. 2020. Teknik bahasa humor komedian sadana agung dan keterkaitan dengan ba-han ajar teks anekdot. Lingua Susas-tra, 1(2), 62–72. https://doi.org/10.24036/ls.v1i2.9
Wijana, I. D. P. 1995. Pemanfaatan teks humor dalam pengajaran aspek-aspek kebahasaan. Humaniora, 2. https://doi.org/10.22146/jh.1973
Wijana, I. D. P. 2022. Permainan Bahasa dan Ilmu Bahasa. Pustaka Larasan.


